Story cover for Namisha by scdyhwrdhni_
Namisha
  • WpView
    LECTURAS 78
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 78
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado dic 03, 2020
"Dia Masa lalu gue yang belum bisa gue lupakan Dan lo Masa depan gue yang belum bisa gue pastikan" ucap Aska dengan wajah santai nya 

"Lo ga tau sulit nya jadi gue bertahan dengan rasa yang ga tau bakal terbalas atau ga" Tatapan Namia mulai berkaca-kaca






Namia Mickayla Sahirra
Aska Refandra Pratama






Ayo Baca Jangan Lupa Vote And Comment Ya Guys 
Maaf Author Baru Masih Amatiran:)
Terima Kasih:)
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Namisha a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#233ips
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
My Eternal Moon [ End ✔️] de cweetcobeyi
38 partes Concluida
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Ilusi cover
As Time Allows cover
SHAVIRA cover
5 Years Later cover
LOLIPOP [END] cover
Devilicya [END] cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
AMERTA : The Last Embrace cover
NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING cover

Ilusi

11 partes Concluida

Terimakasih untuk sebuah kisah masa lalu yang pahit. Kamu harus tau... Aku sayang sama kamu, banget. Bahkan sebelum sahabat aku mencintai kamu, aku sudah mencintai kamu... Aku pilih kamu, karena aku percaya, kamu bisa jagain aku, nyatanya aku salah. Kamu hanya sebuah ilusi yang aku ciptain, semakin aku menginginkannya berada di kehidupanku, maka, kamu akan semakin menghilang, kamu akan semakin pudar, kamu akan semakin menjauh dan kamu akan semakin tiada... Aku sudah kehilangan sahabatku. Dan karena sebuah cinta semuanya hancur, semuanya telah terbakar menjadi abu yang beterbangan. Sahabat, cinta, harapan, kasih sayang, semua hancur! karena keegoisanku, karena kebodohanku dan karena kamu... Aku benci kamu. Dan, satu hal yang perlu kamu tau... Aku sudah berhenti mencintaimu... Aku mohon dengan sangat, jangan ganggu kehidupanku, lagi. Aku sudah melupakanmu....