We Talk About Us

We Talk About Us

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 6, 2020
Kita sudah pernah berada di titik terendah dan titik tertinggi. Pernah juga bersama-sama saling menautkan jemari dan hati memulai sesuatu dari dasar nya. namun, ketika sudah tidak ada yang perlu di kaitkan, tangan tidak perlu saling menggandeng dan hati tidak terikat. Dan titik terendah itu datang. Kita bisa apa? selain *We Talk* -Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh, alur, tempat kejadian dalam cerita ini. Cerita ini murni imaginasi penulis- Selamat membaca:)
All Rights Reserved
#817
end
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Suamiku (ENDING)
  • CINTA YANG MENYEMPURNAKAN (TELAH TERBIT)
  • MARRIAGE
  • ...
  • we too Good to be Forgotten [END]
  • Dunia Virtual #1: Benak Sahabat
  • 2 Minus 1 [END]
  • DREAM
  • Merayu Rasa
  • [COMPLETED] 7 Days

Highest rank 🏅 #1 accident (21/05/2020) #1 sosweet (21/06/2020) #3 accident (23/05/2020) #10 Romance (08/05/2020) *** "Bersikap yang manis, sekalipun lo gak menginginkan pernikahan ini." Bisikan itu membuat wanita ini menoleh menatap pria yang berdiri di sampingnya. Pria yang saat ini adalah suaminya. "Bisa, kan?" Pria itu menaikkan alisnya sebelah saat menatap gadis yang kini berstatus sebagai istrinya. Wanita itu mendengus kesal. Haruskah ia memperlihat senyum bahagiannya saat ini? Bagaimana bisa, sedangkan ia tidak menginginkan pernikahan ini. Hmm... Bukan pernikahan, tapi pria yang berstatus suaminya itu bukanlah pria yang ia inginkan. Jadi, wajar saja jika ia sulit untuk bersikap manis. Apalagi untuk tersenyum bahagia. Benar! Ini adalah mimpi buruk untuknya. Lalu bagaimana kelanjutannya, apakah pernikahan itu benar-benar nyata terjadi atau hanya mimpi buruk?

More details
WpActionLinkContent Guidelines