Story cover for different  by bbllabay
different
  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado dic 03, 2020
[DIFOLLOW DULU YOK]

"Lo udah gila?!" 

Teriak seorang gadis yang tidak Terima dengan sikap anya. 

"Lah Kok lu marah sih,,? Kan lo sendiri yang minta"  

"Tapi lo nyiram semua badan gw bego"

"Biar sekalian ilang kotoran yang ada di tubuh lo.. "

"Jadi.. Lu harusnya seneng karena maksud gw baik ren.. " Senyum anya  lalu pergi meninggalkan Seren sendirian. 


----


"Raf lu dimana? " Tanya Anya 

"Gw sibuk." Jawaban dari Seberang

"Sibuk?"

"Gw lagi sama seren." 

"Raf-" 
Ternyata telfonnya sudah dimatikan. 

----


"Gw tau lu bakal bahagia, nya"  -Rafa

"Yang kuat anya, gw bakal ada disamping lu" -vano
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir different a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Vericha Aflyn ✔️ de Icacty_
58 partes Concluida
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  de DianYustyaningsih
93 partes Concluida
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Menyerah atau Bertahan? cover
Kita Sembuh Bareng? cover
Antagonis cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  cover
Dear Heartbeat [COMPLETED] cover
ALSTARAN [END] cover
[Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT] cover
Ali Arkhan cover
𝐿𝑜𝑣𝑒 𝐼𝑠 𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑐𝑎𝑡𝑒𝑑 (𝐶𝑖𝑛𝑡𝑎 𝐼𝑡𝑢 𝑅𝑢𝑚𝑖𝑡) 𝐸𝑁𝐷 cover

Menyerah atau Bertahan?

5 partes Continúa

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^