We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Eh, Ga Gitu!

Eh, Ga Gitu!

  • WpView
    Reads 1,253
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 16, 2022
[JANGAN LUPA VOTE DAN COMENT] "Cia, gue punya permintaan. Gue mohon banget!" Ucap Adam mengatupkan tangannya. "Permintaan opo?" Tanya Cia heran, baru kali ini Adam memohon padanya. "Kalau senyum jangan sambil nutup mata ya." Ucap Adam dengan wajah penuh harap, heh ayolah! "Kenapa emang, Lo nggak suka benaran sama gue kan?" "Eh, nggak gitu Cia, gue beneran suka sama Lo!" "Terus ngapain lo ngelarang gue senyum." "Lo jelek banget kalau gitu, jantung gue berdetak nggak karuan karena lo kelewat jelek." "Anjing!" __________________________________ Adam Suleman, pria tampan, cerdas, baik, dan ramah kepada orang terdekat. Karena kedua orangtuanya yang sangat beragama, Adam di larang berpacaran karena ayahnya lah yang akan mencarikan kekasih halal untuknya. Namun, ayahnya lebih dulu meninggalkan Adam dan keluarganya. Tepat di hari ia masuk kembali bersekolah, ia menemukan seorang gadis berambut pendek sedang berdiri di depan gerbang sekolah. Matanya yang bersinar dan wajah yang mirip seperti idol korea kesukaan adiknya. Pertahanan Adam runtuh, janjinya pada ayahnya tak bisa ia tepati. Wanita di depannya mempunyai banyak kharisma. Adam telah jatuh, ia lupa untuk berpegangan. *** Sonia Halim, gadis yang biasa panggil Cia. Memiliki wajah baby face dan rambut pendek. Walaupun tak begitu cantik, Cia memiliki sifat absurd yang dapat merekat seseorang. Kehidupan Cia menjadi berwarna ketika membuat perjanjian dengan pria bernama Adam. Entah telah di pelet atau apa, Cia menyetujui ajakan Adam untuk menjadi pacar pura-pura Adam. Hai geeesss Ini cerita pertama dari seorang Pipit, calon orang kaya yang memilih menulis karya abal-abal untuk mengisi waktu luang. Mheheheh. Kalau misalnya ada kesamaan nama tokoh, tempat, atau yang lainnya. Itu cuman kebetulan. Sekian terima nasib.
All Rights Reserved
#449
adam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah
  • Cerita Ci(n)ta Sang Asdos ✔ (Segera Terbit)
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Cuaca
  • RAISEN
  • Bad Boy and [EX] Bad Girl
  • Emotion Love
  • AL - TA [END]

Disclaimer! WAJIB FOLLOW AUTHOR KALAU PARTNYA GA MAU BERANTAKAN Kuno. Satu kata yang selalu terselip di benak Jenni Subagyo mengingat bahwa dirinya sudah memegang status istri di usia yang terbilang sangat muda, perempuan yang tengah berusaha menempuh jenjang pengajuan judul skripi. Berkali-kali membuat judul skripsi, berkali-kali pula tidak diterima oleh dosen pembimbing. Jenni yang benar-benar stress dengan skripsinya dibuat lebih stress saat mengetahui fakta bahwa pangeran tampannya yang berasal dari Jakarta akan mengerjakan proyek di Surabaya, tempat dia kuliah saat ini. "Masa tinggal di kosan aku Bu? Nanti respon temen-temen aku gimana, kalau mereka mikir macem-macem gimana?" tanya perempuan itu dengan menggebu-gebu. "Jenni sama Mas sudah sah di mata agama, tidak akan menimbulkan dosa. Jika Jenni khawatir dengan respon teman-temannya Jenni, Ibu saranin Jenni pindah ke apartemen aja ya nak." "Ta-tapi ini nanggung banget Ibu....." Ibu dari perempuan itu hanya bisa tersenyum, dia juga tidak mempunyai pilihan lain selain ini. "Mas itu surganya Jenni, insyaallah apapun yang Jenni lakuin buat Mas pasti ada pahalanya." Siapapun tolong bantu dirinya, dia tidak pernah berduaan dengan seorang pria kecuali ayahnya, topik apa yang akan dia bicarakan jika pangerannya itu berada di Surabaya selama enam bulan? Atau mungkin lebih? ~~~~~ Semoga menikmati alur cerita. Saya rasa kalian tahu cara menghargai karya seseorang.Terimakasih karena tidak menulis ulang cerita saya dalam versi apapun. Love untuk kalian 💚 Start : Desember 2022 Finish : September 2023 Surabaya, Jawa Timur @ Ayiek Evrytanadha

More details
WpActionLinkContent Guidelines