MISTERI SEBUAH KELAS

MISTERI SEBUAH KELAS

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 4, 2020
Kelas 9A adalah kelas unggulan yang menjadi panutan dari semua kelas. Anak anak dari kelas 9A adalah anak anak pandai walaupun 99,9 % dari mereka adalah anak yang suka jail. Tapi, dibalik kejailannya, mereka mempunyai hati yang baik dan semangat kekompakan yang luar biasa. oleh karena itu, setiap ada lomba classmeeting, kelas merekalah yang menjadi pemenang. Suatu hari, saat pelajaran Matematika, kelas 9A begitu tenang, karena mereka sedang mengerjakan tugas harian dari Bu Yulia. Tiba tiba, terdengar suara seorang siswa yang memanggil nama Bu Yulia. "bu guru..." sapanya dengan suara lirih dan sangat lembut. "Ada apa, ada yang mau ditanyakan?" tanya Bu Yulia pada muridnya. Semua siswa hanya diam terbelalak, perasaan di antara mereka tidak ada yang bicara. "Tadi Bu Guru dengar, ada yang panggil nama bu guru, siapa ya?" tanya bu Yulia heran. Diantara 36 siswa hanya 2 siswa yang mendengarnya, yaitu Nia dan Wati, tapi, mereka juga tak tau sosok yang memanggil nama Bu Yulia. Dalam keadaan ini, anak laki laki malah menakut nakuti anak perempuan. "Jangan jangan... han... hantuuu..." teriak hasan asal ceplos. "Aaaaaaa..." jerit anak perempuan ketakutan. "Sudah sudah, jangan gaduh, Bu guru mau ke belakang dan tugasnya kumpulkan sekarang!" suruh Bu Yulia menuju ke luar. Mereka semua pun mengumpulan tugasnya, dan tiba tiba, lampunya redup. Jeritan anak perempuan semakin membuat telinga anak laki laki bosan mendengarnya. Emang, banyak hal aneh yang terjadi akhir akhir ini. Kamis lalu, semua anak kelas 7 dan 8 sudah pulang, dan hanya kelas 9 yang belum pulang karena mereka mendapat pelajaran tambahan (les) bahasa inggris dari bu Ira. Saat pelajaran, terdengar suara gaduh seperti meja yang digeser geser dan menimbulkan suara dari lantai atas. Karena merasa terganggu, akhirnya Bu Ira naik ke lantai atas, tapi tak ada seorang pun di lantai atas dan mejanya masih tertata rapi Seperti semula. Dan semua kejadian ini pun masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • My Lecturer Is My Roommate
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • 𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔
  • Oh My Mentor!
  • Life With My Lecturer [republished ]
  • Martanita [END]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines