Apakah Tuhan Menghukumku?
Itu yang selalu Delora tanyakan. Kisahnya bukan kisah hidup menyenangkan seperti novel romansa. Melainkan kenyataan kehidupan yang sesungguhnya, masa-masa yang sulit, masalah yang semakin memuncak, masa di mana setiap remaja saat ini sangat membutuhkan rumah untuk bersandar. Tapi ini bukan soal bangunan rumah.
Delora lelah, dia selalu merasa mati lebih baik. Tapi terkadang dia berpikir, lantas setelah mati akan apa? Hingga akhirnya ada seseorang yang datang, mengajarkan apa itu hidup dan bagaimana caranya bahagia. Apakah Delora akan bertahan setelah mendengarnya atau masih berpikir mati lebih baik? Baginya, hancur lebih mudah dari bertahan. Itu yang dia pelajari sedari kecil.
Semua orang berhak merasakan bahagia, 'kan?
"Engkau dengar? Cabut saja nyawaku!" - Delora Rasiyah Adrienne.
"Dilahirkan bukan sebuah pilihan, untuk tetap kuat bertahan hanya orang-orang pilihan Tuhan," - Raingarda Januar.
*Contains abusive words, violence, self-harm.
Welcome home
Apakah kamu bersedia menemani Delora? Oh tidak, ini bukan hanya tentang Delora. Tetapi kelima orang lainnya juga yang berjalan beriringan menemani Delora.
Novel romansa, ketika ceritanya berakhir bahagianya juga berakhir. Lantas bagaimana kelanjutan kehidupan sang pembaca? Cerita ini berakhir, semoga kebahagiaan pembaca dimulai.
Like and comment, ya! Mau ngeluh di komenan juga engga apa-apa.
SEGERA TERBIT di penerbit Kaneomedia
PART MASIH LENGKAP!
|| FOLLOW SEBELUM MEMBACA ||
⚠️ MOODY-AN ganti judul jadi TEARS OF SINCERITY ⚠️
"Setelah baca Tears Of Sincerity lanjut baca Happier or Sadder untuk sekuelnya"
SIAPKAN TISU SEBANYAK MUNGKIN SEBELUM MEMBACA!
***
Kaya raya?
Menjadi gadis cantik?
Famous?
Pintar?
Disukai banyak laki-laki?
Hidup seperti itu yang kalian inginkan? Itu semua ada di hidup Radella, sepertinya ia lupa berdoa bahwa kehidupan yang benar-benar menyenangkan bukanlah masalah harta ataupun fisik, melainkan kebahagiaan.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini, mungkin orang di luaran sana menganggap Radella sempurna. Akan tetapi mereka tidak tahu bagaimana Radella melewati badai setiap harinya sendirian.
Kehidupan keluarga yang rumit saja sepertinya belum cukup, Tuhan bahkan memberikan kisah percintaan Radella yang rumit dan penuh luka.
"Ketika air mata sudah menjelaskan semuanya, perlukah aku berkata aku sangat mencintaimu?"
"Adakah rindu yang lebih berat dari penantian tanpa adanya pertemuan?"
_____
#2 in fiksi remaja, 12 September 2023
#1 in angst, 12 September 2023
#7 in quotes, 17 September 2023
Cover by : pinterest