The perfection is living by your own standards, not your mother's or anyone else's
Orang-Orang disekelilingku selalu menginginkan hidupku yang sempurna. Ibuku dengan pernikahanku, kekasihku dengan berat badanku, dan Bosku dengan pekerjaanku.
Mereka terkadang lupa, bahwa sebenarnya manusia tidak ada yang sempurna.
Aku harus menyadarkan mereka, bahwa hidup bukan dongen dan sempurna bukan akhir dari segalanya. Karena yang aku tahu, aku harus bahagia untuk menyempurnakan hidupku.
"Tidak peduli jika dia selalu denial atau terkadang mengacuhkanku selama ini, yang jelas aku benar-benar mencintainya" -NY
"Cinta bukanlah sebuah kesalahan, karena cinta berkaitan dengan pilihan" -JY
"Bolehkah aku egois untuk terus mencintainya di saat aku tahu sahabatku juga mencintainya. Aku juga ingin bahagia" -MM
"Semoga kau bahagia dengannya. Tidak usah khawatir dengan perasaanku, aku juga akan mencari kebahagiaanku" -SN
"Apa yang harus aku lakukan? Apa yang akan terjadi dengan kami jika hubungan ini terbongkar?" -JH
"Aku terlalu takut dengan pandangan orang lain hingga aku menyalahkan cintaku sendiri" -MN
"Aku memang pernah ada rasa untuknya, sebelum aku memilihmu" -DH
"Aku tidak ingin kau menjadi eonniku lagi, aku tidak mau kau menjadi temanku lagi. Semua itu karena aku ingin lebih" -CY
"Aku tidak berani mengungkapkannya karena aku rasa dia masih mencintainya" -TY
⚠️Warning!!!⚠️
(GxG)
Cerita ini hanyalah fiksi.
Murni hasil pemikiran penulis sendiri.
Enjoy~