Batas Luka dan Tawa

Batas Luka dan Tawa

  • WpView
    LECTURAS 1,049
  • WpVote
    Votos 105
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 27, 2022
2020 Terimakasih telah mengejakan kepadaku 4 angka yang kutulis diawal deskripsi ini, Tahun dimana aku sibuk menghapus air mata, Berusaha berdamai dengan kecewa dan menebus hampa akibat luka. Ya, aku memang munafik! Terkutuklah bagi siang, dengan bangganya ia mengajakku tertawa menahan, dan tak terkecuali malam pula yang menyeretku ke dalam lubang tangisan. "Kinara", (begitu cara dia memanggilku). Laki - laki yang aku temui pada pertengahan tahun terburuk, Membawa luka yang berbeda dan sebenarnya tidak akan pernah bisa disamakan. Dia adalah Laksa Dewa, panggil saja Dewa. Nama yang gagah, Aku menyebutnya ksatria. Apa ekspektasimu dalam percintaanku dan Dewa?, Aku ingin seperti hujan, Kata orang - orang, jangan pernah samakan cinta dengan derasnya hujan, Karena selebat apapun dia turun pada akhirnya akan reda dan menghilang. Jangan salah, Hujan tidak akan mengkhianati tanah, selebat apapun dia turun dan selama apapun ia menghilang, Tidak ada satupun filosofi yang menyebutkan bahwa mereka berdua tidak akan lagi bertemu. --------
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rinai
  • GRADIOLA ( END )
  • Di Antara Akar dan Langit
  • The Fault
  • Untuk, Abadi | Completed ✔
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • SHEFAYRA
  • SECOND MARRIAGE ✔️
  • Couple Ring 3 [Complete]
Rinai

Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido