Bintang
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika diusianya yang sudah dewasa, icha dituntut untuk segera memiliki suami. Sampai- sampai Bu Kirana, Ibunya, akan menjodohkan Icha dengan anak sahabatnya dulu. Tapi Icha lebih dulu mengenal Reza. Icha sudah berharap kalau Reza akan menjadi suaminya suatu saat nanti. Tapi pada saat acara lamaran sahabatnya, Nayla. Icha melihat Reza keluar dari mobil rombongan keluarga laki-laki. Icha sakit hati. Icha kecewa. Icha marah kepada dirinya sendiri, kenapa ia bisa berharap lebih kepada Reza? Yang jelas-jelas sekarang akan menjadi calon suami dari sahabat dekatnya. Lalu apakah Icha akan menerima perjodohan dari Bu Kirana? Ataukah tetap akan menunggu Reza ?
All Rights Reserved
#159
bintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • REZA (MANTAN DAN PERJODOHAN)
  • Single Mommy (LENGKAP)
  • Freaky Family [END]
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Perfect My Love
  • Seutas Rasa
  • Ibu Susu Anak Hot Duda
  • Tepi Lintang (HIATUS)

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines