Aku tidak berharap banyak atas kehadiranku dalam hidup seseorang. Aku hanya berharap agar kehadiranku dapat sedikit berguna dan tidak menjadi beban untuk orang-orang tersayangku.
Untuk Eyang, Ibu, dan... suamiku.
Masa kecil yang bahagia karena ada dia yang selalu melindungi ku, berbagi cerita di balik selimut hangat, dan dia berjanji akan menikahi ku jika sudah dewasa nanti. Setelah bertahun-tahun aku merindukannya, akhirnya aku ada kesempatan untuk pergi mencarinya. Tetapi, kenyataan yang menyakitkan, dia menganggap aku sebagai aib masa kecilnya dan berusaha menghindar dari ku.