SORRY [Slow up]

SORRY [Slow up]

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, dic 11, 2020
"aku sekarang percaya bahwa ada nya perpisahan setelah pertemuan" "jika semua orang suka hujan maka aku tidak, karna dibalik indah nya hujan, ternyata hujan itu sedang menangis" ----------------------------- Rain adipurna anak dari pengusaha besar dan sukses dibidang properti yaitu Adipati adipurna ayah nya dan bunda nya yang sudah meninggal karna penyakit yang dideritanya rain hidup bersama ayah dan abang angkat nya yaitu Deka wiguna dia pekerja ayahnya pekerja setia yang sudah bunda nya anggap anak dan rain sudah menganggap nya sebagai seorang abang rain adipurna lelaki remaja yang baru memasuki kelas 11 MIPA 1 anak lelaki tercerdas dan sangat berpengarus disekolahnya SMA NUSA PURNAMA sekolah yang cukup terkenal dikalangan para remaja sekolah dan pembisnis dari manca negara pula. anak remaja yang berbeda sifat kepada siappun yang mengenalnya.
Todos los derechos reservados
#30
komediremaja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rainangkasa #2 [END]
  • RAIN
  • Kapasitas Semesta
  • Ranaya
  • PESONA CINTA ANAK PEMILIK YAYASAN
  • Rain
  • rain untuk senja
  • I Hate Rain

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido