Story cover for Nona by pookie_lady
Nona
  • WpView
    LECTURES 1,002
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Chapitres 12
  • WpView
    LECTURES 1,002
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Chapitres 12
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 07, 2020
"Diam! Bisa tidak sehari saja kau tidak usah merepotkanku!"

Melihat lelaki didepannya terlihat sangat marah, Nona terdiam.

"Aku merepotkanmu?"

"IYA... Kau mau diam atau tanda tangani surat cerai?"
                                                
 *


Ku pikir bersamanya akan membuatku bahagia.
Ku pikir dia mencintaiku.
Tapi nyatanya, ku pandang wajahnya  sebentar saja, dia sudah marah.
Dia selalu mengatakan aku hanyalah beban.
Aku tahu itu.
Tak bisa ku sangkal bahwa aku mencintainya.
Mencoba berkali-kali membenci, aku tak bisa.
Bodohnya aku mengatakan padanya bahwa aku tak bisa membencinya.
Dan kau tahu? dia mengajarkan ku cara membencinya.
Saat ini aku tak tahu, bagaimana kalo kita lihat nanti?





My first story.
Please don't copyright!
And support me🦋

A story wattpad by @pookie_lady




~Nona
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Nona à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#206generalfiction
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Feel My Heart, Neo [Na & Neo], écrit par Mikaaakimmm1234
75 chapitres En cours d'écriture
[3rd Story] REVISI Kisah ini mengandung emosi dan kekesalan. Bisa membuat jengkel siapa saya yang membaca. Harap sabar dalam membaca kisah ini. ❗❗CERITA INI DIBACA BUKAN UNTUK DIPLAGIAT ATAU DICIPLAK❗❗ [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] genre : FiksiRemaja || 17+ Teenlit Romansa Angsat Na and Neo. || 나 & 너. berarti 'Aku dan kamu' Menurut kamu Arti Aku dan Kamu itu bagaimana? memiliki banyak Arti bukan. Namun bisakah diantara kata 'Aku' dan 'Kamu' disematkan kata kita atau Selamanya. Kisah ini tentang Nara, Cewek Bucin yang menghabiskan masa mudanya untuk mengejar seorang Cowok yang ia Sangat cintai. Namun Sayang, jalan Kisahnya tak semulus Seperti kisah Cinta yang berada didalam Novel yang sering ia baca. Nara harus melewati begitu banyak rintangan. Salah satunya Rintangan mencairkan Hati Neo yang terlanjur Beku dan Meruntuhkan Benteng pertahanan yang cowok itu bangun untuk menghindari dirinya. Akankah Masa muda Nara akan terus berjalan dimasa depan seperti yang ia inginkan? atau itu akan terbuang sia sia dan menjadikan Cinta pertamanya itu sebagai Patah Hati terbesarnya? "Neo jangan pernah katakan, bahwa Neo sedikitpun ga pernah suka sama Na," "Jika Neo katakan, maka detik itu juga Na bakalan berhenti suka sama Neo" "Biarpun sulit dan menyakitkan, tapi ga apa-apa," "Menyukai sebelah pihak itu sangat menyedihkan. Mengetahui dengan jelas bahwa pihak yang satu mungkin tidak memperdulikan pihak yang lain. Dan pihak itu harus berpura pura menjadi orang yang bahagia?" Nara tersenyum Remeh. "Na gak sekuat itu Neo buat tau kalau Neo dari awal, Neo emang ga pernah benar benar suka sama Na." ⚠️WARNING⚠️ BIJAK DALAM MEMBACA, WALAU AGAK TRANSPARAN CERITA INI MEMILIKI PESAN CINTA DI DALAMNYA DAN SIFAT BODOH DAN BRENGSEK TOKOH TIDAK UNTUK DITIRU🙏🏻 ♨Highest Rank💯🎉 #1 in Nangis (21/11/2021) #1 in Thewattys2021 (13/10/2021) #1 in Wattys2021 (15/10/2021) #1 in Littlelove (25/3/2020) Start
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Memories in Moon cover
Feel My Heart, Neo [Na & Neo] cover
Remember?  cover
Ketraka Mafy cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
SOLITUDES cover
KEYLA cover
HEALING // JEON JUNGKOOK (NC) cover
REYRA🍁 [TERBIT] cover
[✔] Satu cover

Memories in Moon

13 chapitres Terminé

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?