Story cover for ARIN by KimYoongna_
ARIN
  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Dec 08, 2020
Seseorang mengetuk pintu rumahnya membuat fokus indra penglihatannya teralih dari layar laptop yang sedang di pangku nya. 

"Biar mama aja." ujar wanita paruh baya yang kini telah berdiri, membuatnya kembali fokus mengetik kan jari jarinya di papan keyboard menulis tugas sekolah. 

"Kak. Ada yang mau kenalan nih." ujar sang mama yang kini mendekat kearahnya sambil mengedikan dagu nya memberi kode kearah pintu yang masih terbuka 

"Siapa?" 

"orang aneh, katanya utusan dewi simba. Udah cepetan kasian itu nungguin di depan kelamaan." ujar mama nya yang kini kembali duduk di sofa 

"Nyari siapa?" tanya nya setelah berjalan kedepan menemui si orang aneh yang disebutkan sang mama baru saja. 

"Hai. Kenalin gue Bian, gue anak SMA kelas se-" 

"Iya, tapi kesini mau apa?" tanya nya memotong ucapan oknum di depannya yang langsung mengulum bibir kikuk

"Iya gatau, gue asal parkir aja, gue ganggu ya? yaudah gue pulang dulu." ujarnya dan berdiri mendekat ke arah motor besarnya dan keluar dari pekarangan rumah Arin tanpa mengakatan apapun lagi. 

"Cowok sekarang gajelas semua ternyata." ujar Arin yang kembali masuk kerumahnya setelah kepergian tamu tak di undang nya itu dari penglihatannya. 

//////////

[story biasah, yuk baca yuk]
All Rights Reserved
Sign up to add ARIN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Sailing With You [END] by veyanaardiani
65 parts Complete
Perjalanan kisah cinta Gara seorang naval architect muda dengan Arunika mahasiswi magang yang bekerja membantunya. Siapa sangka pertemuan takdir itu mengungkap kisah masa lalu yang dipenuhi kesalahpahaman. Akankah bahtera Gara dan Arunika bisa terus berlayar di antara badai yang menerjang ? ..... Ceklek Sontak Gara menoleh. Dengan panik dia berlari namun naas kakinya tergelincir cairan licin di lantai. Tubuh Gara oleng tak seimbang namun dia berhasil menstabilkannya dengan gerakan reflek yang ia lakukan. Arun berkedip-kedip melihat pemandangan di depannya. Dia memang tak asing melihat cowok bertelanjang dada. Ardi sepupunya selalu begitu saat di rumah ketika gerah. Begitupun teman-temannya saat di kelas sehabis pelajaran olah raga. Tapi yang ia lihat kini Gara. Suaminya. Yang masih untouchable. "Mas Gara ngapain nari sambil handukan gitu ?"ceplos Arun menyembunyikan debaran di balik ekspresi heran. "Hah ?! Aku nggak lagi nari, Arun. Ini hampir jatoh" What the hell !!! nari ? Arun ngira gue nari ?! Masa gue tadi gemulai ? Padahal kehormatannya sebagai suami hampir di ujung tanduk begitu. Untung saja dirinya tidak jatuh tengkurap di hadapan Arun. Syukurlah hari ini masih bisa jaim (jaga image) "Oh.." Arun tak ambil pusing dan berjalan mengambil alat pelnya. ..... "Nama urus belakanganlah. Cari ukurannya dulu. Dihitung dirancang dulu. Baru dikasih nama." "No !!! Nggak bisa gituu. Bagi gue kapal itu udah kaya anak. Jadi ya kasih nama dulu baru dirawat dan dibesarkan sepenuh hati" terang Shofi. "Ya kan sebelum anak lahir lo harus bikin dulu. Ngidam dulu. Lahiran dulu. Baru dikasih nama" "Hmmmm....begitu ya" Shofi manggut-manggut membenarkan perkataan Arun. "Eiiiits....bentar-bentar. Bikin dulu ?! Ngidam dulu ?!" Ulang Shofi. "Tumben lo ikutan gak jelas nanggepin metafora gue" heran Shofi. Arun tersadar. Mengalihkan pandangannya dari buku dan menatap lurus Shofi di depannya. "Iya juga." jawabnya singkat dan meneruskan kembali bacaannya dengan cuek.
Sejarah Mantan (COMPLETED) by Sweeticha
80 parts Complete
Mengaum di depan orang lain, tapi mengeong di depan pacarnya. Begitulah Garrel Zarvian Arkadiksa. Dia memperlakukan pacarnya, Jaseline Tamara, layaknya ratu. Dia memastikan Seline selalu bahagia dan mendapatkan apapun yang dia inginkan selama di sisinya. Pasangan yang dijuluki sebagai couple goals karena sama-sama memiliki pesona kuat sebagai ketua geng Tiger Crew dan primadona sekolah itu pada akhirnya terpaksa putus dan saling membenci karena sebuah kesalahpahaman. Sebuah taruhan membuat mereka kembali dekat. Bukan lagi sebagai raja dan ratu, tapi sebagai raja dan pelayannya. Keinginan guru musik untuk menjadikan mereka pasangan duet saat festival musik membuat mereka terpaksa akur dan berusaha bekerja sama dengan baik. Dengan kedekatan itu, kuatkah mereka bertahan dengan rasa benci demi ego di saat perasaan cinta mereka masih begitu kuat? "Apa yang gue dapat kalau gue bisa ngalahin Fajar?" "Lo minta apa?" "Gue minta lo jadi babu gue selama satu semester." "Oke, gue setuju. Tapi, kalau lo nggak bisa ngalahin Fajar?" "Terserah lo mau minta apa dari gue." "Gue mau lo berhenti tawuran." ( Spin Off Antara Fajar Dan Senja ) Highest Rank : #8 in Fiksi Remaja (22-04-2021) #3 in Remaja (12-05-2021) #9 in Romance (12-05-2021) #4 in Teen Fiction (12-05-2021) #1 in Mantan (15-05-2021) #1 in Kocak (12-01-2022) #1 in Persahabatan (26-05-2021) #1 in Komedi Romantis (25-06-2021) #1 in Band (05-08-2021) #1 in Ex (17-11-2021) #1 in Komedi (03-12-2021) #1 in Lucu (03-12-2021) #1 in Rose (17-01-2022) #1 in Lucas (02-02-2022) #1 in Ketua Geng (31-05-2022) #1 in Acak (28-06-2022) #3 in Roman (02-07-2022)
Stuck WIth You! (Tamat) by risma1984
83 parts Complete Mature
"Apa?" tanyaku kesal. "Lu gak percaya kalau gue juga bisa ngelupain elu dan secepat ini punya pacar lagi?" tanyaku membuat Pras terlihat salah tingkah. "Gak percaya kalau dia pacar gue?" Pras masih diam. "Oke gue tunjukin sesuatu biar lu percaya kalau dia pacar gue," kataku sambil melepaskan lenganku yang dicekal Pras. Setelahnya aku sedikit berjinjit untuk menyamakan tinggiku dengan pria dihdapanku, kemudian menangkup wajahnya dengan kedua tanganku lalu...cup! satu kecupan aku bubuhkan di bibir pria yang sialannya ternyata biarpun matanya melotot karena kaget dia malah keliatan ganteng. Bibirnya tebel sama lembut lagi biarpun ini hanya sebuah kecupan ringan dan bukan ciuman penuh napsu. Sialan kok malah degdegan! Aku melepaskan tanganku dari wajah yang aku tangkup lalu menoleh ke arah Pras yang ternyata masih melongo karena kaget menyaksikan aksiku mencium laki-laki asing yang sama sekali tidak dia kenal. "Udah percaya sekarang? Atau masih kurang? Mau yang lebih hot lagi?" tantangku pada Pras yang kini terlihat benar-benar kesal. Dia terlihat berdecak. "Aku bisa pastikan kalau kamu bakal nyari aku lagi dan minta aku buat balik lagi sama kamu!" katanya lalu pergi meninggalkanku begitu saja. Setelahnya aku menatap takut-taku ke arah pria di hadapanku yang kini sedang menatapku tajam sambil melipat tangannya di dada. Aku nyengir lalu melepaskan tanganku dari lengan kekarnya dan pergi begitu saja dari hadapannya sambil tak berhenti berdoa di dalam hati, semoga setelah ini aku tak akan lagi dipertemukan dengan dia. Bisa mati karen malu aku ini. Tapi ya, siapapun kamu, makasih lo ya udah nyelamatin aku dari si kampret tukang selingkuh!
𝐖𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi) by pradya___
37 parts Complete
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] [BUDAYAKAN VOTE DAN COMEN] Duda? Sering kali sahabat karibnya itu memanggilnya dengan sebutan tersebut. Arsenal Fernansyah, seorang peri berumur 25 tahun, menjadi guru BK di sekolah milik orang tuanya serta menjadi seorang CEO di perusahaan yang di pimpin orang tuanya. Jika seorang Arsen adalah seorang guru BK yang sangat di gemari oleh siswi lainnya, maka tidak dengan satu siswinya. Seorang siswi yang sangat nakal, melanggar peraturan sekolah, tidak disiplin, selalu terlambat datang ke sekolah. Umpatan demi umpatan selalu Arsen dengar dari dalam hati siswi tengilnya. Sampai akhirnya dia membuat perjanjian dan dia pula yang harus mengakhiri. "Mama, Papa. Restuilah hubungan Arsen." ••• Olifia Keina Berlian seorang gadis SMA yang sangat ramah. Semua teman di sekolahnya sangat suka dengannya, selain cantik, Olif juga ramah. Tidak kepintaran dalam otaknya membuatnya masuk ke dalam jurusan MIPA. Entahlah, dirinya juga tidak tahu, mimpi apa dirinya sehingga harus masuk kedalam jurusan yang di penuhi dengan rumus. Sampai akhirnya sebuah persahabatan mampu membuatnya selalu mengukir senyum di setiap harinya, hingga semua akan berlalu dan begitu sangat cepat. "Seorang penghianat, selamanya akan menjadi penghianat. Begitu juga dengan orang yang berselingkuh. Selamanya akan tetap berselingkuh." ••• Liontin indah. Dua hati yang saling menyatu, membuat gadis itu untuk menjadi tuan dari kalung indah tersebut. "Aku akan jalan hanya dengan satu syarat." "Huuft, apa?" Jari telunjuknya menepuk bagian pipi kirinya, "kiss." "Tidak," "Baik kita akan disini sampai kamu mau." "Baiklah, tapi anda harus pejamkan mata." Cup ••• Cerita gue monoton? Inget, dulu kalian juga pernah ada di posisi gue. Nggak vote? Mungkin lebih baik memberi vote, itu lebih baik. Memang benar kata penulis lain, satu vote membuat mereka mempunyai semangat untuk nulis.
You may also like
Slide 1 of 10
Sailing With You [END] cover
Sejarah Mantan (COMPLETED) cover
I Hope You (DISCONTINUED) cover
Stuck WIth You! (Tamat) cover
The Celebrity And Her Perfect Match | MYUNGZY COUPLE cover
𝐖𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi) cover
U'RE MINE [END] cover
The Cool BadBoy (REVISI) cover
SATRIA (Completed) cover
ADAM (Manusia Setengah Batu)  cover

Sailing With You [END]

65 parts Complete

Perjalanan kisah cinta Gara seorang naval architect muda dengan Arunika mahasiswi magang yang bekerja membantunya. Siapa sangka pertemuan takdir itu mengungkap kisah masa lalu yang dipenuhi kesalahpahaman. Akankah bahtera Gara dan Arunika bisa terus berlayar di antara badai yang menerjang ? ..... Ceklek Sontak Gara menoleh. Dengan panik dia berlari namun naas kakinya tergelincir cairan licin di lantai. Tubuh Gara oleng tak seimbang namun dia berhasil menstabilkannya dengan gerakan reflek yang ia lakukan. Arun berkedip-kedip melihat pemandangan di depannya. Dia memang tak asing melihat cowok bertelanjang dada. Ardi sepupunya selalu begitu saat di rumah ketika gerah. Begitupun teman-temannya saat di kelas sehabis pelajaran olah raga. Tapi yang ia lihat kini Gara. Suaminya. Yang masih untouchable. "Mas Gara ngapain nari sambil handukan gitu ?"ceplos Arun menyembunyikan debaran di balik ekspresi heran. "Hah ?! Aku nggak lagi nari, Arun. Ini hampir jatoh" What the hell !!! nari ? Arun ngira gue nari ?! Masa gue tadi gemulai ? Padahal kehormatannya sebagai suami hampir di ujung tanduk begitu. Untung saja dirinya tidak jatuh tengkurap di hadapan Arun. Syukurlah hari ini masih bisa jaim (jaga image) "Oh.." Arun tak ambil pusing dan berjalan mengambil alat pelnya. ..... "Nama urus belakanganlah. Cari ukurannya dulu. Dihitung dirancang dulu. Baru dikasih nama." "No !!! Nggak bisa gituu. Bagi gue kapal itu udah kaya anak. Jadi ya kasih nama dulu baru dirawat dan dibesarkan sepenuh hati" terang Shofi. "Ya kan sebelum anak lahir lo harus bikin dulu. Ngidam dulu. Lahiran dulu. Baru dikasih nama" "Hmmmm....begitu ya" Shofi manggut-manggut membenarkan perkataan Arun. "Eiiiits....bentar-bentar. Bikin dulu ?! Ngidam dulu ?!" Ulang Shofi. "Tumben lo ikutan gak jelas nanggepin metafora gue" heran Shofi. Arun tersadar. Mengalihkan pandangannya dari buku dan menatap lurus Shofi di depannya. "Iya juga." jawabnya singkat dan meneruskan kembali bacaannya dengan cuek.