Love Come Lately

Love Come Lately

  • WpView
    Leituras 18
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, dez 8, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Nadia adalah orang yang tak mempercayai apa itu cinta. Menurutnya, cinta adalah sesuatu yang munafik dan penuh dengan tipu muslihat. Tidak akan ada kata 'cinta' dalam hidupnya dan jikapun itu ada, baginya itu sebatas permainan hati dan dia tak merasa perlu melibatkan emosi didalamnya, sampai ia bertemu dengan Samuel Argata, teman satu kelasnya yang terkenal akan kepintarannya . Apakah Nadia tetap bersikukuh dengan pemikirannya ataukan ia mulai berpendapat lain tentang cinta?
Todos os Direitos Reservados
#4
terlambatjatuhcinta
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Felicity [On Going]
  • Nadi Membenci Hati
  • Kita Di Antara Waktu
  • Naya
  • Real love
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo