Khanza vs Kanaya

Khanza vs Kanaya

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dua kepribadian dalam satu Tubuh chekk!!! Khanza ananta wijaya, Bad girl yang memiliki keluarga agamis. Gadis pembangkang yang selalu membuat keributan dimanapun kakinya berpijak. Namun, Setelah kejadian besar terjadi. Tubuhnya memaksa untuk mendatangkan kepribadian lain dalam diri gadis itu. Kanaya namanya, kepribadian yang selalu dibenci oleh jiwa asli milik Khanza ananta. dia hadir karna sebuah tekanan psikologis yang diakibatkan oleh kejadian besar di masa lalu. "Hal tersial yang terjadi dalam hidup gue dimulai saat Kanaya datang!" --Khanza Ananta Wijaya-- "Saya hadir untuk memperbaiki wanita bernama Khanza Ananta Wijaya, saya adalah jawaban dari doa orang-orang terkasih Khanza, dan ketika misi itu selesai saya akan pergi." --Kanaya-- Apakah Kanaya berhasil mengubah jiwa busuk Khanza? Atau Kanaya akan pergi sebelum misi itu tergapai? Simak ceritanya teruss ok:) HAPPY READING Happy Reading
All Rights Reserved
#701
pesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Amor?
  • Antagonist princess [END]
  • Alkenio
  • ALKASA✔
  • Rumah Tanpa Atap
  • KANAYA (REVISI)
  • Beware of The Villain
  • Antara  [End]
  • Dewi Anindita

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

More details
WpActionLinkContent Guidelines