BEDA BENUA bukan CINTA

BEDA BENUA bukan CINTA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 22, 2021
Fatih seorang fuckboy mulai mengenal cinta yang sebenarnya, meskipun beberapa kali berpacaran. Cuma kali ini dia merasakan bagaimana lika-liku kehidupan percintaan. Ochi sosok penyadar akan semua kesalahan yang pernah dialami oleh Fatih. Mau tau ceritanya ? Baca saja. 🙂 NB : Maaf apabila alur penulisannya masih buruk, maklum pemula 🙏
All Rights Reserved
#573
fuckboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayang Cinta || Harqeel
  • Bukan salahmu
  • It's The Beginning
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Aku Jatuh. Cinta?
  • SEPARO (TAMAT)
  • TEPI EMOSI (End)
  • Fuck Boy
  • SYAKILA
  • ASMARA AQEELA

Aqeela, siswi pintar dan berbakat, telah menjalin hubungan selama empat tahun dengan Fattah, cowok populer yang mulai berubah sejak kehadiran Zara-siswi baru yang mencuri perhatiannya. Hubungan Aqeela dan Fattah pun goyah, hingga akhirnya berakhir ketika Aqeela mengetahui bahwa Fattah diam-diam mendekati Zara. Di tengah patah hatinya, hadir Mohan, cowok pendiam yang sudah lama memendam rasa pada Aqeela. Mohan menjadi pelipur lara, mengisi kekosongan hati Aqeela dan membantu dia bangkit dari luka masa lalunya. Namun, saat hubungan mereka mulai tumbuh, perlahan segalanya mulai retak... bukan karena Fattah, tapi karena seseorang yang tak pernah mereka duga. Harry-siswa jenius yang dikenal dingin dan tak pernah peduli pada urusan orang lain-ternyata telah mengincar Aqeela sejak lama. Ia mencintai Aqeela dengan cara yang tak biasa: diam, penuh rencana, dan tak segan menyingkirkan siapa pun yang menghalangi. Fattah? Dia yang membuka jalan. Mohan? Dia yang menggoyahkan. Tapi di balik semua itu, hanya ada satu nama di hati Harry... Aqeela. Ketika cinta berubah menjadi obsesi, dan perhatian menjadi pengendalian, akankah Aqeela mampu membedakan siapa yang tulus dan siapa yang hanya ingin memilikinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines