Catatan Refleksi

Catatan Refleksi

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 7, 2021
Seseorang selalu menuntut kebaikan dari luar dirinya, tapi dia lupa untuk menuntut kebaikan dari dirinya sendiri. Manusia yang aktif adalah dia yang berusaha menciptakan kebaikan dan memberikan kebaikan untuk dirinya, orang lain dan sesuatu di luar dirinya. Biarpun itu hanya sepotong senyum jika itu mampu menciptakan senyum di bibir orang lain maka itulah kebaikan. Sering kita lihat sesuap nasi tidak berarti apa-apa disaat kita sangat lapar, kita lupa melihat berapa persentase rasa lapar yang berkurang karena sesuap nasi itu. Artinya, kita sering melewati kebaikan kecil dan terus menuntut kebaikan besar. Padahal, dari hal kecil itu kita mengetahui yang besar. Hidup adalah tentang pelajaran dan pelajaran terbaik adalah pengalamanmu atas rasa ikhlas, sabar, syukur, tawakkal dan kembali ikhtiar. Semoga sebagai manusia, kita senantiasa mampu melihat hikmah dari setiap kejadian, peristiwa maupun fenomena sehingga kita pandai merapalkan syukur dalam situasi dan kondisi apapun, Aamiin.
All Rights Reserved
#15
bapak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • Kamu Milikku
  • UNREQUITED LOVE
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Diary Dodol Amah
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines