Wir haben unsere Inhaltsrichtlinien aktualisiert.
Sieh dir die neuesten Richtlinien an, um weiterhin sicher Geschichten zu teilen.
Erfahre mehr
True Love

True Love

  • WpView
    GELESEN 53
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Dez. 10, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Seorang gadis yang cantik yang terlahir dari keluarga kaya raya bernama Alana Ilaria Lorcan adik dari Rowan Zuko Lorcan mereka berdua hidup dengan serba berkecukupan. Suatu hari Alana mengantuk dan hendak pergi ke uks namun di perjalanan Alana hilang keseimbangan sehingga tanpa sengaja bertemu dengan seorang laki laki yang melihatnya dan lalu mengantarkannya ke uks. Dan tanpa mereka sadari takdir sudah mempertemukan mereka.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Being a Good Papa [ End ]
  • The Wounds I Knit
  • MOMENTUM (END)✔
  • Cinta Dalam Diam
  • My beautiful youth
  • If I Had to Choose
  • Something Between Us

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien