ARDANJE [ON GOING]

ARDANJE [ON GOING]

  • WpView
    LECTURES 1,787
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kepergian Diego berhasil membuat sosok Jilan Aninda terpukul. Selama satu tahun setelah kepergiannya, Jilan selalu dihantui perasaan rindu kepada sahabatnya itu. Tak jarang hal itu menjadi alasan seorang Jilan lebih sering menangis dalam kesendiriannya karena masih merasa tak terima akan kematian sahabatnya. Dia yang selama ini selalu ada untuk Jilan, namun dia juga yang meninggalkan Jilan lebih dulu. Anggap saja Tuhan tidak adil atas segala hal tentang sahabatnya, tetapi Jilan selalu meyakinkan dirinya bahwa segala hal yang telah ditakdirkan Tuhan untuk sahabatnya adalah yang terbaik. Sampai suatu ketika, Jilan penasaran akan sosok laki-laki penyandang gelar master matematika di sekolahnya. Ardan Januarta, peraih juara nasional di cabang olimpiade matematika, pemegang peringkat paralel pertama selama 2 tahun berturut-turut, ketua OSIS, dan murid kesayangan guru tentunya. "Gue jadi penasaran, kenapa semua cewek suka sama Ardan? Padahal jauh lebih ganteng Ciko." tanya Jilan pada dirinya sendiri.
Tous Droits Réservés
#62
matematika
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Horibble Woman (END)
  • HALOALKANA
  • The Cool & Possesive Kakel
  • Sour Seventeen
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • aku Dan kakak osis [ON GOING]
  • RION IS MY MANTAN!

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu