Story cover for Classmate by Hanyapenyendiri
Classmate
  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Dec 09, 2020
Di sebuah ruangan yang gelap dan hanya ada sedikit cahaya masuk dari jendela,seorang gadis di ikat dengan keadaan duduk lemas dan tak berdaya,matanya terbuka perlahan dan meneteskan air mata ia bicara pelan dengan orang didepannya "Ku..mo....hon le..pas..kan...aku."

Doorr! 

.
.
.
.
All Rights Reserved
Sign up to add Classmate to your library and receive updates
or
#989lelah
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
36 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
You may also like
Slide 1 of 9
Two Sadistic Side (POST ULANG) cover
he is my lover cover
ADIKARA ELUSIF cover
Rindu cover
Sepasang Mata Kaca cover
The Sky Before Secrets cover
School Case [COMPLETED] cover
Does love make me stupid? cover
THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL  cover

Two Sadistic Side (POST ULANG)

10 parts Ongoing Mature

"Menolak, artinya menyakiti diri sendiri." Luna terpekik saat merasakan pinggangnya tercengkeram kuat, ia rasa Deva berniat meremukkan tulang pinggangnya. Deva menghela napas panjang. "Jangan sakiti diri sendiri sweety heart." Deva mengusap lembut pinggang bekas ulahnya tadi. *** Luna sungguh menyesal telah berjuang untuk bisa menjadi siswi di SMA Samudra. Sejak hari pertama ia menginjakkan kaki di sekolah itu, kesialan terus menerus hadir. Luna belum tahu jika Deva dan Deka lebih kejam dari berita yang tersebar. Setelah menjadikan Luna sebagai miliknya, kedua lelaki itu memaksa Luna untuk terjerat dalam jeruji tak kasat mata yang mereka buat. Di balik kekejaman Deka, lelaki itu menyimpan banyak kenangan pahit di hidupnya. Hanya sosok Luna yang mampu menenangkan dari bayang-bayang trauma itu. PLAGIAT MINGGIR! ❌WARNING❌ CERITA INI MENGANDUNG BANYAK KEKERASAN FISIK MAUPUN UCAPAN🔞