Flamboyan

Flamboyan

  • WpView
    Membaca 2,304
  • WpVote
    Vote 646
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Sep 13, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kisah ini dimulai dari seorang gadis bernama 𝙍𝙖𝙞𝙣. Rainyvia Laiari Vony Adhitama, gadis cantik yang tangguh dan kuat dalam menghadapi semua masalahnya. Dibenci oleh papanya sendiri sedari kecil sudah biasa baginya, sampai suatu ketika papanya menikah lagi. Rain diusir dari rumahnya sendiri, semua harta kekayaan yang diwariskan oleh mama kandungnya direbut oleh Adhitama(papa Rain). Mungkin jika tidak ada Algien, dirinya pasti sudah menyerah. Untung saja Algien selalu ada di sampingnya. Kisha percintaan yang sangat rumit membuat Rain bingung. Dirinya sebelum amnesia sangat mencintai Mars, dan kini setelah kecelakaan semuanya hilang secara tiba-tiba. Pikirannya ingin selalu dekat dengan Devand sahabatnya sendiri, namun Mega juga menyukai Devand. Mega juga sahabat Rain, mana mungkin Rain menyakiti sahabatnya. Mau tau kisah seorang Rain? Yuk baca! Jangan lupa follow, vote, komen ya. Masukin ceritanya ke perpus biar ada notif update nya. Happy reading!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#50
rain
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Silent Redemption
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • ABOUT ALEA
  • Milk for Rayyan
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Love Is Confusing
  • Love Algorithm At Midnight
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️

Mahligai rumah tangga Mentari dan Angkasa berjalan dengan semestinya. Tidak pernah ada percikan drama berlebih di dalamnya. Selalu pada porsinya. Damai berusaha mereka cipta. Tentram berusaha mereka jaga. Hingga suatu ketika, rahasia terkuak. Pernikahan diambang keretakan. Mentari akhirnya tahu bahwa cintanya tak berbalas. Mentari akhirnya tahu bahwa sayangnya tak diharap. Perempuan itu hanya terjebak dalam ruang ilusi belaka yang sengaja dicipta sang pria. Ternyata, ia berjalan sendiri dalam lorong panjang. Ternyata, ia berjuang sendiri di dalam medan pertempuran. Lantas, bila begini sudah seharusnya ia melepaskan bukan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan