Brea dan Ramalan Kuno

Brea dan Ramalan Kuno

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 7, 2021
Kebangkitan Gendekala Rabuto telah menimbulkan mega stunami setinggi lebih 100 meter dan menyapu sepertiga pantai yang ada di bumi. Tak hanya itu, seluruh pegunungan di negara kepulauan di wilayah cincin api, Indonesia, menyemburkan lahar panas mereka. Badai petir tak henti-hentinya menggelegar. Ini adalah tonggak awal kekacauan di peradaban manusia, sejak ribuan tahun lalu, saat raja agung umat manusia, Jayarabu Datu Pateh, mengunci kekuatan jahat Gendekala. Lalu menyayat nyawanya menjadi lima bagian dan ditempatkan terpisah oleh samudra. Kemudian sang maharaja Jayarabu menciptakan dunia suci Swargaloka sebagai penjaga terakhir. Tugasnya adalah untuk mencegah kebangkitan sepenuhnya raja Gendekala. Dunia suci Swargaloka akan mengirim para elit mereka untuk melatih manusia-manusia terpilih. Dan hanya dengan kekuatan manusia sendirilah mereka bisa melindungi umatnya. **** Breandra Wicks dan tiga teman lainnya, Lawe Muntang, Wola Stina dan Tiara Limu, adalah anak-anak umat manusia yang terpilih menjadi penyelamat dunia. Mereka mendapat pelatihan khusus dari dunia suci Swargaloka. Satu tahap yang harus mereka lalui adalah memecahkan misteri ramalan kuno agar mereka bisa mewarisi kekuatan Maharaja Jayarabu. Keempat anak tersebut harus berperang melawan rasa takut yang menyapa setiap saat. Terlebih ketika harus berhadapan dengan sosok Gendekala Rabuto, maharaja kegelapan yang berencana menjadikan umat manusia sebagai budaknya. **** Selamat membaca... Jangan lupa follow, comment dan vote ya :)
All Rights Reserved
#936
perjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • Horibble Woman (END)
  • Timpang Takdir
  • Beware of The Villain
  • Jiwa yang Tersesat
  • [TAMAT] GENDANA : Satya Timun Mas
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • Janji Seribu Bulan ✓

DISARANKAN UNTUK MEMBUKA PART TERKAHIR, KARENA ADA INFORMASI PENTING SEPUTAR KELANJUTAN CERITA INI! Dinda, gadis yang berusia 15 tahun, hidup sebatang kara dan diharuskan untuk menjalani kehidupan ditengah-tengah kerasnya kota. Dinda merupakan gadis yang hobi membaca novel, sifatnya yang pendiam dan penurut menjadi sasaran siswa-siswi disekolah nya untuk dijadikan sebagai 'babu'. Kerap kali Dinda disuruh mengerjakan tugas dari teman sekelasnya maupun disuruh membelikan makanan di kantin. Walaupun begitu, Dinda sama sekali tidak membantah, dirinya sadar hanya gadis biasa yang secara beruntung bisa sekolah di sekolah elit dengan mengandalkan beasiswanya. Jika dirinya menolak suruhan mereka, maka Dinda khawatir akan berakibat pada beasiswanya. Dinda yang saat itu pergi keluar untuk membeli bahan makanan, tiba-tiba dihadapkan pada situasi yang sangat buruk. Dirinya bertemu tiga orang preman yang mencoba mengambil uang yang akan digunakan untuknya berbelanja, berusaha mempertahankan uang yang ada, namun sialnya Dinda menjadi mangsa ketiga preman itu. Dinda meninggal dikarenakan luka tusukan tepat di jantungnya. "Apakah ini akhir dari segalanya, bahkan sampai matipun aku belum pernah merasakan kebahagiaan" Namun, Tuhan ternyata punya rencana yang tak terduga. Dinda tiba-tiba terbangun di tubuh orang lain, seorang figuran novel remaja yang sempat dirinya baca. Tak masalah jika Dinda bertransmigrasi di tubuh figuran yang artinya tidak akan terlibat terlalu jauh pada alur cerita, namun masalahnya figuran itu adalah adik dari antagonis pria dan ditakdirkan mati di tangan kakaknya sendiri karena tak sengaja menabrak protagonis wanita di tengah-tengah tangga yang berakhir protagonis wanita jatuh dan terluka. ### Cerita murni karangan author sendiri Jangan lupa vote dan komen biar author tetap semangat menulis dan melanjutkan cerita😁 SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA!

More details
WpActionLinkContent Guidelines