Story cover for Hello, Winter by mayavocadoes
Hello, Winter
  • WpView
    LECTURAS 1,983
  • WpVote
    Votos 360
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 1,983
  • WpVote
    Votos 360
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado dic 10, 2020
Jung Sungchan, pelayan cafe sederhana yang dipertemukan oleh gadis dengan senyuman manis dibawah derasnya guyuran hujan ibukota.

"Hei, kenapa melamun ditengah hujan?"

Kim Minjeong, gadis dengan ribuan kelebihan namun acap kali dipandang sebelah mata dengan satu kekurangan yang ia mliki.

"Aku buta, tidak bisa melihat jalan"

Pertemuan mereka telah diisyaratkan oleh semesta lewat perantara Hujan dan Jalanan ibukota, untuk saling melengkapi dan mengisi kekurangan diantara kedua insan tersebut. 

Akankah keduanya berakhir bahagia?

Mari kita lihat, apakah Tuhan menyetujuinya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Hello, Winter a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#63jungsungchan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Langit Tak Bertemu Bumi de abiramaputugunio
46 partes Concluida
Di tengah keramaian kota yang sibuk, ada sepasang kekasih yang berjuang melewati segala rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mereka telah melalui banyak kesulitan dan cobaan, namun selalu ada harapan yang menyinari jalan mereka, meskipun kebahagiaan terasa tertunda. Pemandangan di gambar ini menggambarkan momen saat mereka berdua berdiri di tengah hujan, saling menatap dengan penuh kasih. Wanita yang memakai gaun putih, memegang tangan pria dengan lembut, sementara pria itu memandangnya dengan penuh perhatian dan rasa syukur. Meskipun langit tampak mendung dan hujan turun perlahan, di antara mereka berdua tetap ada kehangatan yang tak tergoyahkan. Di belakang mereka, terdapat pemandangan kota yang sibuk dengan lampu-lampu yang bersinar samar di kejauhan, seolah menggambarkan dunia yang terus bergerak cepat, namun mereka berdua hanya saling memandang, seperti waktu berhenti untuk mereka. Dalam keheningan itu, mereka menyadari bahwa meskipun kebahagiaan datang terlambat, cinta yang mereka miliki telah menguatkan mereka untuk terus bertahan. Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang penuh liku, di mana perjuangan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan satu sama lain tak selalu mudah. Namun, meskipun harus menunggu lebih lama untuk kebahagiaan yang sempurna, mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu sudah ada di depan mata mereka, hanya saja membutuhkan waktu untuk menemukan jalan yang tepat. Ini adalah kisah tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan cinta yang tak terbatas, di mana kebahagiaan yang tertunda akhirnya datang dengan cara yang lebih indah daripada yang mereka bayangkan. Bab 46
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Mianhae Hyung || So Junghwan {SEDANG DIREVISI} cover
SILENT LOVE cover
Langit Tak Bertemu Bumi cover
Where My Heart Remains (내 마음이 머무는 곳에) cover
  you are only mine.[Wonhan/oneshut] cover
My Precious  cover
When this rain stops cover

Mianhae Hyung || So Junghwan {SEDANG DIREVISI}

11 partes Concluida

{END} Honesty is expensive, therefore never underestimate people who tell the truth. So Junghwan, si bungsu dengan senyuman yang seolah melukis kesempurnaan, hidup dalam sunyi yang menggigit. Bukan karena ia tak ingin bersuara, tapi karena dunia memilih untuk tak mendengar. Luka-luka tak kasat mata menggores dalam, sementara rasa sakit di sekujur tubuhnya menjadi pengingat kejam bahwa bahkan bernapas pun bisa terasa seperti hukuman. Namun, di tengah kehampaan itu, ada doa yang terus ia bisikkan kepada langit yang tak pernah menjawab. "If I could live again," pikirnya, sambil menatap bintang-bintang yang terasa begitu jauh, "I'd wish to know how it feels to be loved by all my Hyungs." Harapan itu kecil, rapuh, tapi indah-seperti kelopak bunga yang mekar meski dikelilingi musim dingin. Bahkan di dunia yang dingin, Junghwan percaya, cinta- sekecil apa pun- adalah alasan untuk tetap melangkah.