Sebuah RASA

Sebuah RASA

  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 211
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
"Zilong, jujur gue gak bisa kayak gini terus. Gue butuh kepastian. Gue gak pengen perasaan gue di gantungin kayak gini terus." Ucapan Miya serak karena menahan tangis yang sejak tadi ia tahan. "Terus mau lo apa?" "Gue pengen kepastian dari lo sekarang juga!" Tegas Miya lantang. Kini otaknya sudah tak bisa berkompromi. Ia sudah tak tahan lagi. "Maafin gue Miya, gue gak bisa." ______________ Siapa sangka cowok nyebelin dan super egois mampu membuat Miya jatuh hati. Bahkan semarah dan sebenci apapun Miya terhadap Zilong ia tak sanggup menyingkirkan perasaan yang sudah terlanjur besar kepada Zilong. Apalagi dengan kehadiran Alice mantan Zilong yang selalu mengusik hubungan mereka berdua. Akankah perjuang Miya yang sangat besar terhadap Zilong akan berakhir bahagia? Atau malah sebaliknya? Perjuangan bodoh yang tak pernah ia lakukan sebelumnya. Begitulah menurutnya. Rank #7 Sebuahrasa Rank #551 Masalalu
All Rights Reserved
#267
sebuahrasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA YANG NYATA
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Impossible
  • Love Cologne
  • My Little Monster - Completed
  • ZATARFA (Tamat)
  • Veero [ON GOING]
  •  Cinta yang hilang

Mia, gadis berkulit sawo matang itu diam-diam mengagumi Elo, lelaki jangkung yang kebetulan berteman baik dengan sahabatnya, Tiara. Gadis itu, Mia, mengakui bahwa ia kurang pantas memimpikan Elo menjadikannya pendamping. Elo terlalu menawan untuk ukurannya yang notabene standar kecantikan di bawah rata-rata. Meski menyadari kekurangnya, Mia tetap mencari peluang untuk mendekati Elo. Baginya, segalanya adalah rencana Tuhan! Bisa jadi, ia dan Elo ditakdirkan bersama. Sayangnya, hal itu tidak terjadi! atau bahkan tak akan pernah terjadi! Karena, belum sempat memulai pendekatan nyata, Elo, lelaki itu lebih dahulu menyadari motifnya. Dan untuk menghentikan pergerakan Mia, Elo dengan tidak berperasaan mengatakan hal menyakitkan yang mana membuat Mia mundur secara teratur! Mia cukup tahu diri! Ia, tantu saja harus mundur! Elo ..., namanya telah di garis bawahi dan ditetapkan sebagai lelaki yang tidak masuk dalam daftar kriteria lelaki masa depan sejak saat itu bahkan untuk seterusnya! Meski ketika mereka kembali dipertemukan dalam kondisi yang berbeda. Sekali pun di saat Elo justru menunjukan sikap yang jauh lebih berperasaan dari sebelumnya. Kejadian-kejadian masa lalu tetap membuat Mia memegang teguh pendiriannya. Mampukah Elo mematahkan keteguhan hati Mia dan memenangkan hati gadis itu sekali lagi di saat orang dari masa lalu Mia hadir di tengah-tengah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines