Butterfly effect

Butterfly effect

  • WpView
    Reads 29,356
  • WpVote
    Votes 3,368
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 14, 2026
Harry James Poter nama pahlawan bagi dunia sihir, harus menerima kenyataan bahwa segala pengorbanan yang telah dilakukannya hanya berakhir sia-sia, Bahwa dia hanyalah salah satu boneka manipulatih dumbeldore untuk mencapai tampuk kekuasaan. dan kini dia harus kehilangan nyawanya di tangan orang" yang telah ia bela, Hanya karna satu pernyataan pria tua manipulatif itu, bahwa ia berpotensi besar menjadi pangeran kegelapan berikutnya. Dan kematian adalahan jalan terbaik untuknya walau Death ternyata berpikir sebaliknya, lihat dan ikuti akankah Harry mampu untuk mengubah segalanya
All Rights Reserved
#9
marcusflint
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • THE LUCKY MUDBLOOD  {TAHAP REVISI}
  • Worlds Beyond Death [END]
  • Harry Potter And The Dark Shadow
  • Harry Riddle
  • Manacled ✓
  • Harry Potter And The Truth [Original Hanya Ada Di Akun Ini ⚠️]
  • Courting Destiny

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines