Jika dunia tanpa pohon

Jika dunia tanpa pohon

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 10, 2021
Kegagalan pernikahan tak membuat Ara wanita lajang 35 tahun patah arang. Dia memilih kembali dan mengabdikan dirinya pada kampung halamannya. Membangun dari nol, bertani di tanah yang gersang, kekurangan sumber daya manusia, penolakan warga desa karena status perawan tua cantik dan segala alasan yang tak masuk diakal membuat Ara sempat frustasi. Lari sejenak dari keadaan, Ara bertemu dengan Ben seorang Chief Officer di kapal pesiar. Lelaki frustasi karena penghianatan sang istri ini nekat mengikuti Ara ke kampung halamannya. Dua dunia yang berbeda .... Laut dan darat, tapi bersatu. Bagaimana perjalanan mereka? apakah angin kering dari kampung Ara membawa benih cinta bagi hati mereka yang sama-sama gersang?.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KALANA
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • AIR (Ketika dua air yang berbeda arti disatukan atas nama cinta) KOMPLIT
  • Bersaing dengan Masalalu
  • Loli Itu Keponakanku
  • Querencia #31 Days Writing Challenge
  • Sheila
  • ANTARA DOA DAN RASA
KALANA

"Dokter anak tapi tak kunjung punya anak, apalagi usia yang sudah menginjak angka tiga puluhan, mungkin takdirmu hanya sebagai penyelamat bukan sebagai seorang yang menimang." "Gelarmu boleh indah di belakang nama, tapi sayang gelar tertinggi sebagai seorang wanita yang di panggil Ibunda tidak bisa kamu rasakan." Kalimat tersebut seringkali di lontarkan untuk Alana Kalingga Dharmawan, seorang Pediatric istri seorang Mayor Kalingga Dharmawan yang hingga sekarang belum di karuniai buah hati, sakit hati? Jangan di tanya, tentu saja menyakitkan mendengar cemoohan orang tentang dia yang tidak sempurna menjadi seorang wanita. Tapi siapa yang meminta duka, Alana pun tidak ingin kehilangan kedua bayinya di dalam kandungan, namun dia bisa apa? Saat takdir sudah menggariskan, tidak peduli siapa dirinya, tidak peduli siapa suaminya, semuanya tidak bisa menolak. Bukan hanya dunia yang menghakimi Alana, Kalingga, seorang yang seharusnya menjadi penopang rapuhnya Aruna pun melakukan hal yang sama, keduanya berduka hingga jarak lebar terbentang dalam pernikahan yang lambat laun terasa hambar dan tidak ada artinya. Pernikahan indah yang di bangun berdasarkan perjodohan dan di perkuat dengan hadirnya buah hati yang membawa cinta kembali redup setelah dua kali Alana keguguran. Semuanya semakin menjadi, jarak dan batas yang semakin tercipta saat hadirnya cinta masalalu yang membawa bayang kesempurnaan di hidup Kalingga. KALANA, kisah Kalingga dan Alana yang harus berakhir atau memulai semuanya dari awal kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines