SILENT [PROSES REVISI]

SILENT [PROSES REVISI]

  • WpView
    Leituras 330
  • WpVote
    Votos 206
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 9, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Lelah itu ketika kamu tak bisa marah kepada seseorang. Lelah itu ketika kamu sabar dalam menunggu sesuatu tapi tak mendapatkan apa-apa. Dan lebih Lelah lagi ketika kamu memendam semua itu sendirian. dan ketika kamu bercerita kepada orang lain, Mereka tak berniat menghibur kita. kadang itu salahnya ketika kita bertingkah seolah "everthingks okay" but the truth "I'm not okay.I'm tired." Haruskah aku diam? Mengapa takdir mempermainkanku? Tak pantaskah diriku hidup bahagia? Dunia tak adil bagiku!! Ingin rasanya mati!! Pergi lalu menghilang dari muka bumi!!
Todos os Direitos Reservados
#19
pluto
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Stay or Go
  • Alicia Stories : In Another World
  • Hopeless
  • Just A Friend
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia]

Cerita 1 Kenapa takdir selalu mempermainkanku? Mengapa takdir merenggut orang-orang yang aku sayang? Dulu sahabatku, keluargaku, lalu sekarang kekasihku. Apakah tidak cukup melihatku selalu menderita? Mengapa takdir tak pernah mengizinkanku tuk bahagia? ~~~~~~~~~~~~~~~ "Lo itu punya telinga gak sih? Gue kan udah bilang, pergi dari sini! Jangan pernah lo muncul didepan gue! Gue muak sama lo, pergi gak lo!" "Lo fikir gue beneran cinta sama lo? Gak akan pernah. Lo itu cuma cewe pelarian gue saat cindy pergi. Sekarang cindy udah datang, jadi mending lo jauh-jauh dari gue. Gak usah muncul didepan gue, ganggu aja lo!" "Lo bakal nyesel kak, kalo lo tau yang sebenarnya. Gue bakal bawa kak kia pergi jauh dari hidup lo, biar lo puas. Tapi ingat kak, gue gak akan pernah biarin lo ketemu kak kia lagi. Ingat itu kak!" "Makasih kak, sudah mengenalkan aku seperti apa rasanya dicintai. Dan makasih juga, karna kakak sudah mengenalkan aku seperti apa rasanya sakit hati. Kakak tenang aja, aku bakal pergi kok. Aku pergi bukan karna aku menyerah, tapi aku pergi karna kakak yang memintanya. Terima kasih untuk semuanya kak, semoga kakak bahagia." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Akankah kiara memilih untuk bertahan? Ataukah dia memilih tuk menyerah? By Inayah Wulaningsih

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo