We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NOVELIST

NOVELIST

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 9, 2024
WpInfo
Fiction
Mystery
Sore itu, seorang pria berusia sekitar hampir separuh abad datang membunyikan bel rumah. Chicha mengenali pria tersebut. Dia lalu menjemputnya masuk ke rumah. Pria tua itu menyerahkan satu karung berisi rambutan. "Apa khabar, Om?", tanya Chicha hanya sekadar berbasa-basi. "Khabar baik. Om dikasih tau kalau kamu sedang sendirian? Memangnya Oma kemana?" "Tidak tau, Om. Mungkin pergi ke tempat yang jauh", jawabnya. Om Chicha itu hanya mengangguk-anggukan kepalanya. Tidak lama kemudian, dia pamit untuk pulang kerumahnya. Sebelum pulang, Chicha memberi Om itu sebungkus plastik yang berisi daging. Katanya, pemberian dari Oma. Namun, ada satu hal yang Om perlu ketahui, daging di dalam plastik itu bukan daging hewan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DARAH PERJAKA
  • [ END ] Broken Shadow
  •  DALAM, DIAM, TAK BERNYAWA (ANTOLOGI THRILLER)
  • Mansion Fourty-Four [END]
  • Menjalani Kehidupannya 21±
  • Fiana Or Riana [ END ]
  • Happy Ending
  • Broken Trust

Heru ayah Hadi menyekolahkan Hadi di kota Karna ada sesuatu yang ia rahasiakan dari hadi. Selama 3 tahun Hadi meneruskan sekolah SMA nya di kota, kini setelah lulus Hadi pulang ke kampung kubujaya tempat ia lahir, sementara Heru ayah dari Hadi adalah orang yg di segani orang kampung Karna ilmunya, Heru sering membantu mengobati warga yg terkena penyakit atau patah tulang dan semacamnya. Sementara setelah hadi pulang, dengan tiba tiba ayahnya sakit aneh, membuat ia harus mengurung niatnya untuk melanjutkan belajar, setiap kali hadi memberi makan ayahnya, ada sosok yang memperhatikan hadi dari jendela rumahnya, kadang ia harus melihat ayahnya yang tiba tiba bertingkah aneh, yang membuat hadi takut akan gelapnya malam. Gangguan itu bukan hanya di alami hadi, namun semenjak ayah Hadi sakit, banyak warga yang terkena penyakit aneh serta gangguan yang lebih menyeramkan dari sebelum ayah hadi sakit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines