Secangkir Kata

Secangkir Kata

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 17, 2020
Tinggi mendaki rendah menerjun Langit tercapai bumi tak terlupakan Merangkak di luasnya gurun Mencari setitik penghidupan Sebuah perjuangan hidup manusia Menggorek sisa kesempurnaan Menyimpannya di dalam ruang kosong Yang biasa di sebut HATI Kurang lebih seperti itulah sekarang kehidupan ku. Mencoba untuk berbagi perasaan yang sedang aku tanggung melewati beberapa kalimat di tulisan ini. Agar berkurang sedikit rasa jenuh yang selama ini teguh berdiri di salah satu sudut ruang kosong yang biasa di sebut HATI
All Rights Reserved
#461
coretan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AlfAbel [END]
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • I Can't Loving You
  • Dia Semesta
  • Catatan Dari Langit
  • Almost.
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • AKSARA TIMUR
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Love a long

Di kursi panjang ini ku dudukan badanku Menatap kerinduan bintang malam Angin malam megingatkanku Akan lembaran kecil puisi kenangan Tentang tawa yang menggetarkan hatiku Tentang senyum yang menenagkan Dimana rembulan tersenyum padaku Membisikan rayuan manisnya Waktu Mengapa engkau cepat berlalu Megambil seseorang yang ku rindu Dimana aku tak dapat bertemu Rindu Alamku dan alamnya sudah berbeda ........................... Belum saja Abel selesai membaca, setetes air mata keluar membasahi pipinya. Puisi yang di buat oleh Alfa itu terjadi nyata di kehidupannya. Kenapa Abel tidak sadar jika puisi itu bukan puisi biasa, puisi yang Alfa buat itu adalah kode bahwa dirinya bukan di takdirkan untuk Alfa, mengapa Abel tidak berpikir sepanjang itu. @Syalsya Maretha Zahara

More details
WpActionLinkContent Guidelines