Story cover for THIS YEAR || END by Drarry6104
THIS YEAR || END
  • WpView
    Reads 17,137
  • WpVote
    Votes 1,219
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 17,137
  • WpVote
    Votes 1,219
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Dec 14, 2020
Summary: 
Harry cukup sadar diri untuk mengetahui bahwa dia bertindak lebih dulu dan berfikir kedua. Mungkinkah Draco Malfoy menjadi keputusan buruk berikutnya?

Notes:
Cerita ini bukan asli karangan saya, cerita ini merupakan hasil translate dari judul yang sama. Typo bertebaran.
All Rights Reserved
Sign up to add THIS YEAR || END to your library and receive updates
or
#509harry
Content Guidelines
You may also like
Stay, That's an Order | Drarry by OcAma__
27 parts Complete
Harry sudah berhenti menghitung berapa kali ia jatuh. Tangannya gemetar begitu parah hingga ia tidak bisa menulis dengan benar. Kepalanya berdenyut setiap kali ia menggunakan sihir, pandangannya kabur seolah dunia sedang menjauh darinya. Ia kehilangan suara begitu sering hingga ia mulai berpikir bahwa ia lebih baik diam selamanya. Ia merasa kosong. Ia sudah lelah. Ia ingin menyerah. Tapi Draco Malfoy menolak membiarkannya. Draco menemukannya pingsan di perpustakaan, tubuhnya dingin seperti es. Ia berteriak memanggil Madam Pomfrey, menggendong Harry seolah tubuhnya tidak lebih berat dari selembar kertas. Dan ketika Harry terbangun, Draco menatapnya dengan ekspresi yang tidak pernah ia lihat sebelumnya-bukan ejekan, bukan amarah, tapi ketakutan yang nyata. "Kau pikir aku akan membiarkanmu mati begitu saja, Potter?" Draco mulai muncul di mana-mana. Mengawasi. Menyodorkan ramuan yang katanya "bukan urusanmu dari mana aku mendapatkannya." Mencibir setiap kali Harry mengabaikan kesehatannya. "Jangan pikir kau bisa mati sebelum aku sempat mengalahkanmu," katanya. Tapi matanya berkata sesuatu yang lain: Jangan tinggalkan aku. Ketika Harry jatuh lagi, kali ini lebih buruk-darah mengalir dari hidungnya, tubuhnya kejang tanpa kendali-Draco hampir menghancurkan ruang kesehatan dengan teriakannya. Harry ingin mengatakan bahwa ini bukan tentang Draco. Tapi kemudian ia melihat pria itu menggenggam tangannya seolah dunia akan runtuh jika ia melepaskannya. Dan tiba-tiba, ini memang tentang Draco. Tentang bagaimana Draco tidak hanya peduli. Tentang bagaimana Draco berjuang lebih keras daripada dirinya sendiri. Dan untuk pertama kalinya, Harry berpikir... mungkin ia bisa mencoba bertahan. 𝗙𝗮𝗻𝗳𝗶𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻 𝗞𝗲-𝘀𝗲𝗽𝘂𝗹𝘂𝗵 𝗯𝘆 𝗔𝗠𝗔 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐓𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫: 𝟐𝟒 (𝐄𝐬𝐭𝐢𝐦𝐚𝐭𝐞)
If Tomorrow Was Yesterday | Drarry by OcAma__
52 parts Complete Mature
𝑺𝒖𝒂𝒕𝒖 𝒉𝒂𝒓𝒊, 𝒌𝒂𝒖 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒖𝒅𝒖𝒌 𝒅𝒊 𝒓𝒖𝒎𝒂𝒉 𝒕𝒖𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒍𝒖𝒑𝒂 𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒅𝒊𝒓𝒊𝒎𝒖. 𝑰𝒕𝒖𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒏𝒕𝒂𝒔 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝑯𝒂𝒓𝒓𝒚 𝑷𝒐𝒕𝒕𝒆𝒓. ⸻Draco Malfoy 𝑫𝒖𝒍𝒖, 𝒂𝒌𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒊𝒓𝒂 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒏𝒄𝒊𝒂𝒏𝒎𝒖 𝒑𝒂𝒅𝒂𝒌𝒖 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒉𝒂𝒍 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒆𝒓𝒂𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒌𝒖𝒓𝒂𝒔𝒂𝒌𝒂𝒏. 𝑵𝒂𝒎𝒖𝒏, 𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝒌𝒆𝒉𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒊𝒏𝒈𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒑𝒆𝒅𝒊𝒉. 𝑲𝒊𝒏𝒊, 𝒂𝒌𝒖 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒓𝒊𝒌𝒖 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊, 𝒅𝒂𝒏 𝒏𝒂𝒎𝒂𝒎𝒖, 𝑫𝒓𝒂𝒄𝒐 𝑴𝒂𝒍𝒇𝒐𝒚, 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒕𝒖-𝒔𝒂𝒕𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒑𝒊𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒑𝒖𝒛𝒛𝒍𝒆 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒌𝒖𝒌𝒆𝒏𝒂𝒍𝒊. ⸻Harry Potter 𝐅𝐚𝐧𝐟𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐊𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐁𝐲 𝐀𝐌𝐀 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐭𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐓𝐨𝐭𝐚𝐥 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫 : 𝟒𝟏 𝐆𝐞𝐧𝐫𝐞: 𝐑𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐧𝐠: 𝟏𝟖+ 𝐏𝐚𝐢𝐫𝐢𝐧𝐠: 𝐃𝐫𝐚𝐜𝐨 𝐌𝐚𝐥𝐟𝐨𝐲 𝐱 𝐇𝐚𝐫𝐫𝐲 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫
Sleep With Mr Malfoy | Drarry ✔️ by ai_malfoy
18 parts Complete
REMAKE STORY FROM SANTHYAGATHA --- Ketika bisnis orang tuanya jatuh, Harry terpaksa melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana orang-orang yang dicintainya satu persatu hancur. ibunya terpuruk dalam rasa malu dan kecewa lalu meninggal karena digerogoti penyakit yang sumber utamanya adalah hatinya yang hancur, ayahnya akhirnya meninggal dalam sebuah kecelakaan yang diindikasikan bunuh diri dengan sengaja karena tidak kuat menghadapi beban hidup, meninggalkan Harry sendirian. Sebatang kara di dunia ini, Harry menyadari bahwa penghancur hidup keluarganya yang menjadi pembunuh tidak langsung kedua orang tuanya adalah Draco Malfoy, pria penguasa bisnis yang punya hobi menghancurkan dan menguasai perusahaan-perusahaan kecil yang dia incar, termasuk perusahaan orangtua Harry. Draco Malfoy berdarah dingin dan ditakuti karena tidak punya belas kasihan. Dengan nekat, Harry menyamar menjadi pelayan bar favorit Draco. Dan Harry mencoba mencari cara untuk membalaskan dendamnya kepada pria kejam itu, ingin mencari kepuasan dengan melukai Draco, meskipun hanya sedikit. tetapi sayangnya, penjagaan keamanan di sekeliling Draco tidak tertembus. Harry malah berakhir dalam cengkraman Draco, dirinya dibeli di luar kehendaknya, diculik paksa dan dipenjara di rumah draco. kenapa Draco menyekapnya? Apakah Draco mengetahui niat Harry untuk membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya? dan kenapa semakin lama, Draco semakin tidak ingin melepaskan Harry?
CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry by vv_yaaw09
4 parts Ongoing
Gue udah kerja di PT Malfoy Corp ini hampir lima tahun. Dari mulai nyapu lantai, buang sampah, sampai bikin kopi buat para petinggi perusahaan, semuanya gue lakuin dengan hati yang... yah, biasa aja sih. Bukan yang sepenuh hati banget, tapi juga bukan yang males-malesan. Hidup gue tenang, santai, nggak ada drama. Sampai hari sial itu datang. Gue lagi bawa nampan kopi buat meeting besar di ruang CEO. Semuanya masih aman terkendali, sampai tiba-tiba gue kepleset karena kabel charger yang menjulur di lantai. Dalam hitungan detik, kopi panas di tangan gue terlempar ke udara dan brak! Tumpah tepat di jas mahal warna abu-abu milik Mr. Draco Malfoy. Lo tau nggak siapa Mr. Draco? Dia bukan cuma CEO PT Malfoy Corp, tapi juga the coldest boss ever. Wajahnya flat, suaranya tajem, dan sikapnya? Jangan ditanya. Dia tuh tipe bos yang nggak ragu buat fire karyawan hanya karena kesalahan kecil. Bahkan, dia punya aturan absurd di perusahaan ini: "No Office Romance" alias karyawan dilarang keras pacaran sama rekan kerja. Dan sekarang? Gue baru aja bikin baju doi basah kuyup. Gue langsung membeku di tempat, otak gue nge-freeze, tangan gemetar sambil masih megang nampan kosong. Semua orang di ruangan juga pada diem. Bahkan, Pak Antoni dari divisi keuangan yang biasanya nggak pernah bisa diem pun tiba-tiba jadi patung lilin. Mata abu-abu tajem milik Mr. Draco langsung ngelock ke gue. "Potter." Suaranya rendah, tapi bikin bulu kuduk gue berdiri. "What. The. Hell." Gue otomatis refleks nunduk dalam-dalam. "S-sorry, Mr. Draco. Gue nggak sengaja, sumpah! Kabelnya-" "Keluar." Gue nggak bisa ngelawan. Dengan kepala masih nunduk, gue langsung jalan mundur, keluar dari ruangan sambil nahan napas. Tapi sebelum pintu ketutup, gue sempat ngeliat ekspresi Mr. Draco yang... aneh. Bukan marah, tapi lebih ke... mikirin sesuatu. Dan di hari itu, gue nggak tau kalau insiden kopi ini bakal ngerubah hidup gue selamanya.
You may also like
Slide 1 of 8
Stay, That's an Order | Drarry cover
All The Wrong Things by LovesBitca8 (Terjemahan) -  Revisi 05/24 cover
If Tomorrow Was Yesterday | Drarry cover
I Returned To The Past Just Because of a Stupid Artifact cover
Sleep With Mr Malfoy | Drarry ✔️ cover
Osculum Annuum (Terjemahan Indonesia) - Completed cover
Our Love Story cover
CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry cover

Stay, That's an Order | Drarry

27 parts Complete

Harry sudah berhenti menghitung berapa kali ia jatuh. Tangannya gemetar begitu parah hingga ia tidak bisa menulis dengan benar. Kepalanya berdenyut setiap kali ia menggunakan sihir, pandangannya kabur seolah dunia sedang menjauh darinya. Ia kehilangan suara begitu sering hingga ia mulai berpikir bahwa ia lebih baik diam selamanya. Ia merasa kosong. Ia sudah lelah. Ia ingin menyerah. Tapi Draco Malfoy menolak membiarkannya. Draco menemukannya pingsan di perpustakaan, tubuhnya dingin seperti es. Ia berteriak memanggil Madam Pomfrey, menggendong Harry seolah tubuhnya tidak lebih berat dari selembar kertas. Dan ketika Harry terbangun, Draco menatapnya dengan ekspresi yang tidak pernah ia lihat sebelumnya-bukan ejekan, bukan amarah, tapi ketakutan yang nyata. "Kau pikir aku akan membiarkanmu mati begitu saja, Potter?" Draco mulai muncul di mana-mana. Mengawasi. Menyodorkan ramuan yang katanya "bukan urusanmu dari mana aku mendapatkannya." Mencibir setiap kali Harry mengabaikan kesehatannya. "Jangan pikir kau bisa mati sebelum aku sempat mengalahkanmu," katanya. Tapi matanya berkata sesuatu yang lain: Jangan tinggalkan aku. Ketika Harry jatuh lagi, kali ini lebih buruk-darah mengalir dari hidungnya, tubuhnya kejang tanpa kendali-Draco hampir menghancurkan ruang kesehatan dengan teriakannya. Harry ingin mengatakan bahwa ini bukan tentang Draco. Tapi kemudian ia melihat pria itu menggenggam tangannya seolah dunia akan runtuh jika ia melepaskannya. Dan tiba-tiba, ini memang tentang Draco. Tentang bagaimana Draco tidak hanya peduli. Tentang bagaimana Draco berjuang lebih keras daripada dirinya sendiri. Dan untuk pertama kalinya, Harry berpikir... mungkin ia bisa mencoba bertahan. 𝗙𝗮𝗻𝗳𝗶𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻 𝗞𝗲-𝘀𝗲𝗽𝘂𝗹𝘂𝗵 𝗯𝘆 𝗔𝗠𝗔 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐓𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫: 𝟐𝟒 (𝐄𝐬𝐭𝐢𝐦𝐚𝐭𝐞)