Story cover for Melodi Pagi by blueilaa
Melodi Pagi
  • WpView
    Reads 379
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 30
  • WpView
    Reads 379
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 30
Ongoing, First published Dec 14, 2020
Seorang gadis periang yang selalu memberikan senyum termanisnya saat bertegur sapa dengan lesung di pipi kanannya. Memiliki sikap yang manja namun pantang menyerah. Sikapnya yang ramah dan ceria membuat orang-orang tersenyum saat di dekatnya, dan berfikir gadis itu seolah tidak memiliki masalah dalam hidupnya.

KECUALI!

Percintaan. Satu kata, tapi itulah yang belum bisa Memei rasakan. Kisah cintanya yang sangat rumit, bahkan nyaris menyedihkan.

Ditolak. Itu hal biasa bagi Memei yang memegang teguh motto "Never give up".

Tapi, tentu. Sekuat-kuatnya seseorang, jika sudah berada dititik terlemahnya pasti akan putus asa. Apakah kata itu berlaku untuk Memei?

____

"Kak Epan, Mei sayang, kakak"

"Kak Epan, Mei suka, kakak"

"Kak Epan, Mei cinta, kakak"

"Kak Epan, Mei--"

"Gue benci sama lo!" Revan memotong cepat, pandangannya menusuk tajam.

"Mei...ditolak lagi?" 

"Menurut, lo?"

"Sampai jumpa besok, kak Epan"

Note: Draft lama, dipublish biar nggak jadi draft aja.
All Rights Reserved
Sign up to add Melodi Pagi to your library and receive updates
or
#83gadismanis
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Melody Arthadiesa cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
36 days with you {saida} [End] cover
dimana janji tersebut cover
[END] Blind Rainbow cover
Secret Bad Nerdy Girls cover
ARTAN  cover
AURELLIE cover
ALDIR (SEGERA TERBIT)  cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover

Melody Arthadiesa

24 parts Complete Mature

"Lo anak baru mending lo jauh jauh dari gue, jangan pernah deket deket sama gue lagi! nasib gue tuh jadi sial banget setiap kali deket lo" marah Aleo terhadap Melody. --- "Lo semua masuk ke kelas biar gue yang temenin dia" ujar Aleo sembari menoleh ke arah Melody sebentar lalu membuang pandangannya "Jadi, siapa dulu nih yang mau ngomong? Atau mau diem dieman terus sampe pulang sekolah?" tanya Melody memulai pembicaraan "Kalo mau tidur tidur aja" ujar Aleo cuek "Yaudah, tapi lo jangan macem macem sama gue, awas lo" ujar Melody "Lo pikir gue cowo apaan" balas Aleo "Ya kali aja gitu kan nggak tau juga" ujar Melody namun tidak di hiraukan dengan Aleo, Melody pun berbalik membelakangi Aleo yang sedari tadi kaku. "Mau lo apa sih Al, kadang baik kadang dingin banget, susah banget di tebak" monolog Melody dalam hatinya --- "Nah gitu dong, senyum kek.. baru kali ini gue liat lo senyum" ujar Melody memandangi wajah tampan Aleo yang sedang fokus mengobati lukanya "Jangan diliatin terus, ntar lo suka lagi sama gue" balas Aleo yang sadar dirinya di tatap begitu lekat oleh Melody "Hah? S..siapa lagi yang ngeliati tte..terus, gr banget" jawab Melody terbata bata "Awhh pelan pelan dong Al, sakit tau" Melody mengalihkan topik "Iya sory, tadi katanya nggak sakit" usil Aleo