wedding village

wedding village

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 27, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"mau kemana atuh neng? " "mau nganter makan ke abah, kebetulan abah lagi panen di sawah tegal tea vi " "oh, hayu atuh sama ivi di anter " "hayu atuh " akhirnya mereka berdua berjalan bersama menuju sawah orang tua neneng "ih vi ,kamu udah tau belum kalau cucu nya ki dase teh suka sama kamu ?" tanya neneng dengan serius "yang kecil, item tea yah, aku mah gak suka sama dia " ucap ivi dengan sombong nya, dan tanpa ivi sadari cowok tersebut ada di samping ivi "astaga neng, anak nya ada di sini, ayo ah neng jalan nya sing cepet " ucap ivi sambil mengajak neneng berjalan lebih cepat "aduh kok iye lambe bisa kacaletot sih, ke kumaha lamun aku kapelet " ringis ivi dalam hati
All Rights Reserved
#234
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Padam Nelangsa
  • THE CLIMB [Completed]
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • ALRIN
  • Langkah baru bersama mu
  • ℝ𝔼�𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • JODOH salah ngomong
  • Crazy Marriage

bagai mana jadinya dua orang remaja di jebak oleh orang tua mereka sendiri dan di nikah kan secara mendadak! apa mereka bisa menolak atau tidak? dan apa yang akan mereka lakukan? "ini pasti akal akalan Lo kan Van, Lo kalo mau nikah sama gue ngomong Van ngomong." jerit Zeva menatap Zevan sebal, "heh Kunti bogel, Lo nggak liat ini kamar siapa?, berarti Lo yang Dateng ke sini kan, ngaku Lo, Lo mau modus kan tidur sambil di peluk gue, ngaku Lo." tuding Zevan tak mau kalah, sudah tidak heran jika keduanya sering adu mulut bahkan adu otot sekali pun. "arrgh, gue nggak mau nikah sama Lo Zevan, bisa cepet tua gue kalo harus tiap hari tiap menit liat muka Lo," ucap Zeva masih belum mau menikah dengan Zevan, apalagi dengan fitnah yang tak masuk akal. bagai mana bisa yang tadinya jelas jelas Zeva ingat dia tidur di kamar nya malah bangun bangun sudah di kamar Zevan tidur satu ranjang berpelukan pula lagi, dan lebih sial nya orang tua mereka sudah duduk manis di sopa menyaksikan mereka berdua tidur. menurut Zeva ini sangat aneh dan mustahil , masa iya dia berjalan sampai ke kamar Zevan kan tidak mungkin! "heh, yang ada gue kena darah tinggi harus hidup satu atap sama bocah tengil, bocah cengeng kayak Lo, manja pula lagi." ketus Zevan, keduanya bertatapan nyalang sama sama tidak mau mengalah dan tidak mau di salahkan, lagi pula yang seharusnya di salahkan kedua orang tua mereka kan?hehehe.

More details
WpActionLinkContent Guidelines