Di Mana Letak Surga Itu

Di Mana Letak Surga Itu

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 5, 2021
"Appa? Appa? bangun... Appa tolonglah bangun untukku..." aku terus menggoyangkan badan yang terlihat kaku, seseorang yang telah mengenalkanku pada dunia luar ini untuk segera membuka matanya. Aku khawatir Appa terlihat pucat sekali, orang-orang bilang Appa tidak akan bisa bangun dan membuka matanya, Appa tidak akan kembali seperti sebelumnya. Apa dayaku, seorang anak kecil yang tidak tahu apa-apa. "Appa jangan tinggalkan aku... aku takut jika sendiri.." aku terus mengguncangkan tubuhnya dengan kekuatan yang aku punya, kenapa orang-orang hanya bisa menangis tanpa mau membangunkannya. Berharap ada keajaiban. Aku tidak percaya apa yang telah dikatakan orang-orang. Jika mereka benci kepadaku, bencilah aku bukan dengan seperti ini caranya. Bencilah aku, tapi jangan pernah membenci satu orang ini, dia yang hanya ku miliki di dunia yang asing ini.
All Rights Reserved
#800
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • JAM 3 SORE
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Immortal Love (Complete)
  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • hay mantan !!
  • »The Love Behind Secrets!
  • Renjana
  • The Grey Of SAKARUNA

Memandang dunia itu sebenarnya menyenangkan bila tak tau apa yang ada di dalamnya.. Berharap kebahagiaan akan terpancar disana Berharap semua akan baik baik saja Berharap dunia akan berperilaku baik Itu pandangan ku, seorang AMANDA KEYLI AUREL, Gadis yang tak segan kembali kemasa lalu hanya karena kerinduan yang terus menghantui ku. aku ingin membuka lembaran baru dalam hidupku, namun seakan masa lalu itu enggan pergi dari hidup ini. Aku berpikir akan baik saja dengan menjalani ini semua, berharap masa lalu itu akan musnah dengan sendirinya ketika aku kembali ke tanah kelahiran ku, berharap mama akan memandang ku lagi, berharap kakak ku akan memeluk ku lagi, dan berharap dia akan sama seperti dulu... Namun itu hanya sebuah harapan, kau tau apa yang kita harapkan dari sebuah Kata 'HARAPAN'. Karena diri sendiri lah yang mengharapkannya, diri sendiri lah yanng membentuknya. Harapan ku seakan terbelenggu di dalam kabut abu abu, kadang hilang di bawa angin, dan terkadang jatuh kejurang yang dalam. Dan apa yang harus aku harapkan dari makhluk tuhan yang berwujud Manusia.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines