SHAFRIAN

SHAFRIAN

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 29, 2021
"Lo sekarang jadi milik gue." ujar Adrian dengan nada mutlak "Maaf ya kak, gue bukan barang yang bisa lu klaim sepuasnya. Dan jangan mentang-mentang lo kakak kelas serta sahabatnya Abang gue, lo jadi bisa berlaku seenaknya." ucap gadis itu sengit. Gadis itu membalikkan badannya untuk melangkah pergi. Namun, baru beberapa langkah untu menjauh, tangannya sudah ditarik oleh Adrian sehingga kepalanya menabrak dada bidang laki-laki tersebut. "Tunggu aja, sebentar lagi lo bakal jadi milik gue." bisik Adrian tepat ditelinganya dengan suara khas miliknya. Mendengar suara berat milik Adrian seketika membuat lutut gadis itu terasa lemas. Gadis itu berusaha lepas dari cengkraman Adrian. Namun Adrian mengunci pergerakan gadis itu. Tinggi Gadis itu hanya sebatas telinga dirinya, membuat Adrian merasakan hembusan nafas yang menerpa sekitaran lehernya. Tak kehabisan Akal, gadis itu langsung menendang tulang kering Adrian, sehingga membuat cengkramannya terlepas. Jika biasanya mendapat serangan seperti itu Adrian akan langsung menghabisinya. Namun tidak untuk sekarang, Adrian hanya menyeringai dan menggelengkan kepalanya beberapa kali. "Terserah apa yang bakal lo lakuin." ujar gadis itu beranjak pergi Adrian berbalik badan dan tersenyum miring mengingat perlakuan gadis itu tadi kepadanya. Ia sudah tidak sabar untuk menjadikan gadis itu miliknya. Gadis bernetra coklat yang berhasil menarik perhatiannya hanya dengan sekali tatap. Hanya memikirkannya saja sudah membuat jantung Adrian berdetak lebih cepat. Karena gadis itu akan menjadi sumber kebahagiannya setelah orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After J (Complete)
  • Wrong Love [On Going]
  • Sweet Home || HoonSuk
  • Naughty Baby on My Bed
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Fingerprint (Dangerous)✅
  • Aderaga [ON GOING]
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • 90 Days with Devil

Note: mengandung kata kata kasar dan adegan yang cukup kasar juga. "Masih cantik juga Lo, tidur berapa tahun? Huh?" Tanyanya, lagi-lagi Jingga menghardik tangan cowok itu. Mata Jingga tertuju kebelakang tribun dimana masih ada Alfa yang tengah meninju seorang cowok berkacamata, Jingga tak kenal cowok berkacamata itu, mungkin dia berbuat masalah dengan dua iblis itu. "Gue ngomong sama elo! Liat gue!" Bentak Juna. Sontak, Jingga langsung menatap Juna dengan nafas yang mulai memburu. Lagi, Juna tersenyum miring lalu berdecak "Bangun!" Perintahnya sebari ia bangkit dari jongkoknya. Jingga meremas pinggiran roknya takut tanpa mau menuruti perintah Juna, membuat cowok tuh bertambah marah "Bangun anjing!" Bentak Juna. Gadis mungil itu perlahan bangkit, belum tegak ia berdiri sebuah tangan milik Juna mencekik lehernya membuat oksigen yang masuk maupun akan keluar begitu sesak. Jingga memukul-mukul lengan Juna dengan kedua tangannya "Kak, le-pa-sin" ucap Jingga susah payah. Bukannya melepaskan, Juna malah mengunakan kedua tangannya untuk mencekik leher Jingga membuat gadis itu bertambah lemas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines