Betelgeuse

Betelgeuse

  • WpView
    Reads 333
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 20, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang subjek dalam kenangan yang datang kembali. Mampukah kita bertahan dalam waktu yang lama? "Kenapa lo pergi lagi, sya?" "Kenapa enggak?" "Bukannya lo pernah bilang kalo gue adalah dunia lo." "Bukannya dunia memang sementara ya." ©️roseasony 2O21
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VENATOR OBSCURUS
  • Do you love me???
  • Meski Saling Berdekatan
  • Evanescent
  • With You.. (Dragon Nest Fan Fiction)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Stay [Completed]
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Sefrekuensi {ON GOING}

Pernahkah kau merasa bahwa dunia yang kau kenal sebenarnya hanya sebuah ilusi, diciptakan oleh tangan yang lebih kejam dari sekadar penulis? Davin tidak memilih untuk masuk ke dalam cerita ini. Ia hanya terjebak di dalamnya. Sebuah dunia yang berputar di luar batas pemahaman, tempat di mana setiap langkah yang diambil dan setiap kata yang diucapkan mengikatnya lebih erat ke dalam takdir yang telah tertulis. Di dunia ini, bukan hanya bayangan yang mengikuti-bayangan itu memburu. Apa yang terjadi ketika kebenaran yang kau kejar ternyata jauh lebih mengerikan daripada kebohongan yang kau hidupi? Ketika jalan yang kau tempuh hanyalah ilusi yang ditulis oleh kekuatan yang lebih tua, lebih kejam, dan lebih cerdas dari dirimu? Davin, terperangkap di antara versi-versinya yang saling berkelahi, berusaha mencari celah untuk melarikan diri. Tapi saat ia mulai memahami dunia yang mengurungnya, ia menyadari satu hal yang menakutkan: Tidak ada jalan keluar, karena ia adalah bagian dari cerita itu. Cerita ini menulisnya lebih daripada ia bisa menulis dirinya sendiri. Di dunia di luar logika ini, setiap rasa takut adalah sebuah kalimat yang berulang, dan setiap pilihan hanya akan membawa lebih banyak penderitaan. Maka, ketika Davin mencoba untuk melawan, sebuah suara bisik dari kedalaman kegelapan berkata: "Kau pikir ini akan berakhir? Kau baru saja memulai babak pertama, Davin. Selamat datang di permainan yang tak bisa dimenangkan. Kau akan terus berlari... dan aku akan terus menulis." Di sini, tidak ada yang bisa diandalkan. Tak ada yang bisa dipercaya. Bahkan dirimu sendiri. Selamat datang dalam cerita di mana yang benar-benar gila adalah kenyataan, dan yang tak terlihat lebih menakutkan daripada yang bisa kita bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines