MoonLight in Your Eyes

MoonLight in Your Eyes

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 17, 2020
Hei, aku ingin berkisah! Cukup kalian dengarkan jika memang bisa terdengar, atau kalian lihat jika tertraik. Aku terlalu lelah menimpannya sendiri, selalu memikirkanna objek yang sama dalam keheningan malam dimana itu seharusnya menjadi waktu istirahatku. Nah, kalian lihatkan? Aku membuang waktu istirahatku untuk suatu hal yang tidak berguna! Ini tentang dia yang memiliki bola mata sepekat malam, membuatku tenggelam dalam keheningan yang sialnya sangat manis untuk dilewatkan, dan yang lebih menjengkelkan lagi adalah aku menyukai mata itu. SANGAT MENYUKAINYA. Lihat? Aku terlihat seolah-olah adalah psikopat yang tergila-gila dengan matanya. Bagaimana aku menggambarkannya? Dia memiliki mata yang mengingatkanku pada sinar bulan di kegelapan malam, sangat indah tetapi juga berbahaya, dan itu merangsang saraf neuronku untuk menatapna lagi dan lagi Ini curang! Apakah dia merasakan hal ang sama padaku juga? Hei, siapapun! Tolong singkirkan pertanyaan konyol yang tak berguna ini, atau aku akan hidup dalam kehaluan sepanjang malam! This is my first story, i hope you all keep enjoy reading it! DONT COPY MY ABAL-ABAL STORY! INGET DOSAAAAAAAA! JANGAN LUPA FOLLOW YAA, HEHE... thankyou:3
All Rights Reserved
#10
cintacintaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt Love
  • Semu [Completed]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Iridescent
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • VIA-AMARA
  • Sudut pandang (felisha)
  • Mine [SELESAI] ✔
  • Paradise

"Asal lo tau, gue tertekan, gue cape! Mungkin lo gak pernah ngerasain seberapa pedih hidup gue! Lo hidup enak van. Lah gue? Gue selalu tersiksa setiap waktu. Gue pernah berharap, semoga ada seseorang yang bisa ngertiin gue, selalu ada buat gue. Tapi, itu cuma sia-sia belaka." Jelas Aletha dengan mata yang mulai berkaca kaca. "Lo enak van, banyak yang sayang sama lo van. Gue? Gue hidup menyendiri didunia ini. Semuanya jahat. Mungkin yang sayang sama gue hanya yang diatas." Lanjutnya. Aletha tak bisa menahan air matanya yang telah membendung. Bukan berarti Aletha cengeng, namun ia tidak bisa menahan ini semua. ♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡ Follow dulu baru baca dan vote aku ya. Thxu

More details
WpActionLinkContent Guidelines