Story cover for MIMPI by sriyulianur
MIMPI
  • WpView
    LECTURES 128
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 6
  • WpView
    LECTURES 128
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 6
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 16, 2020
Jangan takut tuk bermimpi, sebab setiap kita berhak tuk memiliki cita-cita. Untukmu yang takut tuk menggantungkan harapan, takut tuk bermimpi setinggi-tingginya, takut untuk kembali gagal atas pencapaian yang sudah berkali-kali kamu usahakan. Buku ini hadir untukmu, sebagai jawaban atas kegundahanmu, sebagai penyemangat untuk harapan yang sedang kamu tuju. Menemui banyak  hambatan dalam meraih impian adalah hal yang wajar, tapi dari sanalah kemudian diri kita ditempa untuk menjadi lebih dewasa dalam menghadapi problematika hidup yang hadir dalam kehidupan kita. Berada di posisi terendah bukanlah alasan untuk menyerah. Justru inilah kesempatan untuk kembali bangkit,memulai asa yang baru, merevisi rencana-rencana yang lebih baik untuk kedepannya. Ketika kegagalan kembali menghampiri, sedangkan kamu telah berusaha berkali-kali. Jangan takut, jangan ragu, dan janganlah menyerah. Maju terus, sampai kata gagal itu kalah. (Buku Mimpi,2020)
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter MIMPI à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#326wattpad2020
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾, écrit par shatheshanimuthe
47 chapitres Terminé
𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑘𝑎𝑘𝑖 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘, 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑖𝑛𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑖𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖 𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑙𝑢𝑝𝑎 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖. 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑦𝑢𝑚 𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑘𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑖𝑛𝑖, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑛𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑖𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑘𝑖𝑡𝑎 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑒𝑘𝑠𝑝𝑒𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖.
Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula, écrit par Irwansight
51 chapitres Terminé
Saat ada tsunami, kita nyari objek paling kuat untuk dipegangi. Karena kita berharap dengan memegangnya, kita bisa selamat. Saat berlayar di laut, melihat mercusuar adalah hal yang istimewa, karena dia penunjuk arah dan memberi isyarat bahwa kita sudah dekat dengan dermaga. Begitupun dalam berargumen, boleh saja kita ini awam, boleh saja kita ini bukan ahlinya, tapi kita wajib memegang referensi yang memiliki bukti valid terkait hal yang sedang dibahas, karena kita berharap adanya rasa aman setelah mengetahuinya. Kita juga bisa berargumen menggunakan referensi tersebut dengan baik tanpa emosi. Kenapa banyak orang yang tersasar di gurun lalu meninggal? Ya memang mereka kehausan dan kelaparan. Lalu apa alasan lainnya? Karena saat di gurun, mereka berpatokan pada gunung pasir tertinggi yang mereka lihat, kemudian mereka mencoba untuk menaikinya dengan harapan pandangan mereka jauh lebih luas dari sebelumnya. Tapi mereka tidak sadar bahwa sebelum sampai ke gunung pasir tertinggi itu, angin kencang telah menghembuskan pasirnya dan gunung yang dimaksudkan sudah tidak ada lagi, berpindah posisi ke tempat lain. Saat ia menuju ke gunung itu, angin berhembus kencang lagi, begitu seterusnya. Orang yang tidak bersumber pada referensi valid, ia seperti orang yang ada di gurun itu. Bedanya, orang di gurun mati fisiknya. Kalau dia, mati akalnya. Itulah gambaran yang bisa gw tulis untuk mengawali kata pengantar buku ini. Tanpa sumber referensi yang valid, kita akan terhembus kemanapun angin keributan itu berarah. Buku ini pastinya banyak kekurangan, karena ditulis oleh pemula. Karenanya, segala kritik dan saran yang membangun akan selalu ditunggu agar terpeliharanya ilmu pengetahuan yang bersih dan dapat diwariskan sebaik mungkin kepada generasi penerus bangsa (yang ga ada aplikasi tiktok di hapenya). Oh ya, gaya bahasa yang digunakan pada tiap bab akan berbeda, tergantung mood yang menyertai penulisnya.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
It's Okay, Kamu Normal ! cover
MOISRERE cover
Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END cover
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 cover
Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula cover
Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓ cover
Dream Come True [Completed] cover
AKSARA LARA(END) cover
Mimpi cover
between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~ cover

It's Okay, Kamu Normal !

23 chapitres Terminé

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?