Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Puber
  • WpView
    Reads 82,915
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
Kalau suatu saat kau lihat cetakan buku ini beredar, tandanya aku sudah berdamai pada segala hal yang pernah terjadi dikehidupanku. Pada luka-luka di masa lalu yang membekas dalam, dan pada takdir yang pernah berlaku sangat kejam. Resazka Andita-- gadis berusia 14 tahun yang sedang beranjak remaja. Gadis yang di masa pubernya itu harus menghadapi puber kedua yang sedang dialami orang tuanya juga.
All Rights Reserved
#349
teenlite
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When his name is
  • " 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Kebo Vs Kudanil
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Find You
  • arti perpisahan idr x nk ✔
  • Dosen Resee!!!
  • Halte Love Story

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines