Nada
  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 13, 2021
Kebodohan dalam diri Denada saat harus menaruh rasa pada seseorang yang tak semestinya. Namun alur kehidupan yang sudah dituliskan tak bisa mengingkari. Permasalahan hidup yang pelik membuat Denada seolah tak berguna untuk hidup. Menyesali kenapa harus terlahir ke dunia yang penuh dengan kesakitan. Tak cukup masalah kedua orangtua yang membuatnya terluka. Rasa yang tak berarti bahkan lebih menusuk. Menyayat hatinya. Seolah semua dalam hidup ini hanya ada ruang untuk luka. Denada merasa hidup tak lagi berarti. Bernafas namun hanya terdiam dan terluka. Membuatnya memilih pilihan yang salah. Dari sinilah semuanya bermula. Saat rasa dan luka saling berkecamuk. Mengarahkan langkah Denada ke dalam ilusi tentangnya dan penaut rasa. Hiduplah meski banyak luka. Karena manisnya tak akan dirasa bila pahit tak menyapa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Heal
  • save me
  • Nikah Dulu, Jatuh Cinta Kemudian
  • Never Let You Go (Complete)
  • catatan kecil nea
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Farabie
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines