Dia, Manusia Bernama "Lelaki"

Dia, Manusia Bernama "Lelaki"

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Tue, May 4, 2021
Dalam kehidupan ini kita tidak bisa menentukan pilihan akan terlahir dengan jenis kelamin apa. Tuhan, telah menegaskan bahwa Dia menganugerahkan tugas yang sama kepada setiap makhluknya, yaitu sebagai 'abdun dan kholifah fil ardh. Sebab tugas itulah kemudian kita sebagai manusia baik laki-laki maupun perempuan harus memperoleh akses yang sama dalam upaya mewujudkan tugas tersebut dengan baik. laki-laki dan perempuan bekerja sama, saling bermitra, saling mendukung dan bergaul dengan cara yang baik untuk bisa menggugurkan tanggung jawab tersebut dengan sempurna. Namun, pada kenyataannya stigma masyarakat masih mengantarkan perempuan pada wilayah terpinggirkan. Perempuan tidak diperkenankan membuat keputusannya sendiri. Lalu, laki-laki masih menjadi superior dan mendominasi dalam lingkungan tersebut. Segala kehendak lelaki harus diutamakan, bahkan tidak sedikit dari mereka yang lolos dari hukuman dunia sebab dosa yang mereka lakukan. Mereka, masih dianggap baik dengan balutan superior dan kegagahan mereka. Dunia, masih sulit mengungkap itu semua. Sedang jika terjadi kesalahan yang disebabkan oleh keduanya, maka hanya perempuanlah yang menanggung dosa, sedang laki-laki, masih bisa melanjutkan hidup seperti tak terjadi apa-apa. Namun, kondisi dan situasi semacam itu tidak pernah disadari Rumania sampai suatu ketika dia tidak sengaja membaca sebuah buku pencerah dari semua yang dia alami kemudian lanjut pada beberapa buku berikutnya. Sejak saat itu dia menyadari bahwa lingkungannya sedang tidak baik-baik saja. Lingkungannya masih terlalu menafikkan dosa yang dilakukan oleh Dia, Manusia Bernama "Lelaki".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIRAETH ARFA
  • Belantara Jiwa (END)
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • F dan Z  ( and )
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • I Love Gus (OPEN PO)

Takdir selalu membawa kita ke tempat di mana semua luka berasal, tak ada yang bisa berlari dari trauma dan luka nya karena sejauh apa pun kau berlari luka dan trauma mu tidak akan pernah sembuh. Bagaimana jadinya jika takdir membawa mu ke titik di mana semua luka itu berasal, kau harus kembali bertemu dengan semua orang yang telah melukai mu. Apa yang akan kau lakukan? Tetap menghadapi nya atau kembali lari dari semua nya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines