Samuel (End)

Samuel (End)

  • WpView
    Reads 358,211
  • WpVote
    Votes 24,005
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku benci pada mereka yang tiba-tiba masuk ke kehidupan ku dan mengekang ku dengan banyak aturan. Tapi bagiku aturan ada untuk di Langgar "Samuel kamu Samuel kan?? Kakak sangat merindukanmu El" ucap seorang pemuda yang berumur sedikit lebih tua dari Samuel tersebut "Siapa sih lo jangan sok kenal deh sama gw, Bangsat" ucap Samuel sedikit kesal pada pemuda di hadapannya. "Kau tidak boleh melanggar aturan yang telah kami buat El, ingat itu" ucap seorang pemuda dengan nada tegas. "Ck. Siapa kalian sehingga aku harus menuruti aturan yang kalian buat?" Ucap El. Ini cerita murni dari imajinasi aku, jadi kalo ada yang gak nyambung tolong di maklumi. Sudah end tapi belum sempat di revisi, banyak typo bertebaran !! ⚠️⚠️⚠️ Dilarang menjiplak Bukan cerita bxb
All Rights Reserved
#3
pembangkang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salsabila🌻
  • Kai story'
  • SAMUDRA ✓
  • My Twins Brother
  • EIRENĘ
  • NIGAM [END]
  • Allenka Family
  • gua abang lo bukan ade lo
  • El and Jerganio (End)
  • hopefully (TERBIT)
  • {HIATUS} HE'S MY BOSS?! [ BXB ]
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Posesif Brothers👧👦👱👨🙇 ( End )
  • ZIEL
  • Zayden (✔)
  • Biru Aldaren [TERBIT]
  • JASA [TAMAT]
  • KAIREL [END]
  • ASKA (New Version)

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines