A Million Dreams

A Million Dreams

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Arundapati, gadis manis yang merantau ke Ibukota untuk bekerja dan mencoba jauh dari orang tua. Gadis naif yang berpikir bahwa semua hal akan selalu baik-baik saja. Tidak, setelah bertemu dengan laki-laki menyebalkan yang memporak-porandakan -hatinya- hidupnya. Rakryan Andaru Kartawijaya, laki-laki irit bicara. Berbicara saja irit, apakah 'irit' juga dalam mencintai? "Tidak ada aturan dalam mencintai. Kita semua sama, manusia. Yang ada hanya dua orang bahagia yang berusaha saling membahagiakan." Kupikir begitu. "Ikuti apa kata hati. Lalu saling menemukan. Cinta" Mungkin begitu.
All Rights Reserved
#301
bedausia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Ingatan Sepanjang masa
  • TAK ADA KITA UNTUK HARI ESOK (END)
  • satu Hati Beda Agama
  • PERBEDAAN
  • Casual Heart
  • You're Mine
  • Rakeyan (On Going)
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • FLAMBOYAN

Andara bertekad bulat, sebelum cinta bertunas menembus hati, dia harus meluruskan nasabnya. Dirinya rela meninggalkan segala kenyamanan sebagai putri bungsu, Bagus Saptono. Menyusuri jejak keberadaan sang ibu, membawanya sampai negara jiran, di mana awal benang kusut cerita bermula. Bersua kenyataan tentang identitas palsu, human trafic, lalu menemukan catatan kecil terselip pada sebuah novel yang ia temukan di asrama pekerja tempat ibunya pernah berkhidmat. Perawan nista. Si bau kencur yang dihadiahi tiara, perusak istana orang. Andara berpikir, benarkah dia anak dari seorang perempuan, yang bergelar; orang ketiga? Apakah semua perempuan dari seberang, meski hanya menebar senyuman bermakna murahan? Daniel Young. Pria agnostik yang berprinsip, tidak ada makna dalam hidup selain diri sendiri, mendedikasikan hidup untuk kemanusiaan. Baik atau buruk akan selalu relatif, dan tidak ada yang absolut dalam hidup. Yang benar adalah apa yang muncul di mata. Sampai dia berjumpa Andara, yang bertutur hanya seperlunya. Hingga dia berpikir, apakah pesonanya tak kasat mata di hadapan gadis yang selalu berhijab gelap tersebut? ============ Semua tokoh hanyalah fiksi, bila ada kesamaan itu hanya kebetulan. Dilarang mencopas cerita, ya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines