Makrab (ON GOING)

Makrab (ON GOING)

  • WpView
    Membaca 359
  • WpVote
    Vote 50
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 25, 2021
WpInfo
Fiksi Penggemar
NCT
Tara gapernah kaget kalo namanya selalu jadi bahan perbincangan anak-anak kampus. Berawal dari makrab yang bikin Tara naik darah ditambah orang-orang aneh yang eksistensinya patut diragukan. Tara gapernah benci orang tapi di otaknya semua orang itu aneh. Kalo kata Tara sih, "nama lo beda sama gue berarti lo aneh." Gimana coba? Sangat tidak membenci orang kan? Skeptis bukan dosa buat Tara Ganindya Anindita sang empunya kekuasaan mutlak makrab. Sampai satu kejadian dimana dunia Tara berubah drastis. Tara gamau nyalahin diri sendiri apalagi nyalahin waktu, tapi di lain sisi Tara gatau harus gimana. Tara itu ga sendiri tapi dia suka sendiri. Dunia Tara punya strukturnya sendiri dan Tara ga suka sama orang yang ngusik dunianya, kecuali satu orang yang Tara sayang. "Iya cuma satu, soalnya yang lain aneh." -Tara Ganindya Anindita
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • Wibu Garis Keras
  • Indah pada waktunya☆
  • Red Flag Boy's - Jenrina x Jaeminjeong [END]
  • AILAH(END)✅
  • FEARLESS || JAYISA
  • Questism x Reader : With Asya
  • KIARA [END]
  • SELA ta KEY [END]
  • SYAKIRA how are you?

Ephemeral berlaku bagi semesta ciptaan Tuhan. Begitu juga bagi gadis berjiwa indah itu. Dia hanyalah hujan di tengah musim kemarau yang datangnya didamba. Namun, hadirnya kerap dianggap tak ada. Nathalie Abigail Putri Gavriel. "Jen, gue pengen jadi bintang paling terang di atas sana," ucap Natha. "Bintang di atas sana udah banyak, Nath. Lo gak perlu repot-repot buat menjelma jadi bintang disana, karena Lo udah jadi bintang paling terang - ..." ucap Jeno menarik perhatian Natha sehingga gadis itu menoleh ke arahnya. "Di hati gue." "Natha ... gue sayang Lo, Nath. Natha-Nya Jeno. Jeno memang bukan pacar nya Natha, tapi Jeno temen hidupnya Natha." Gadis dengan Sejuta Luka dan Nestapa. Membangun rumah untuk sekelilingnya, meskipun dirinya tak memiliki rumah tempat berkeluh kesah. Dia adalah pemilik kisah Amerta, sedang hadirnya sendiri Lengkara. "Dek!" "Hmmm?" "Gue baru baca artikel. Katanya ada siswi SMA yang sinting karena kebanyakan belajar," tutur Rafa dengan nada dibuat menyeramkan. Natha berdecih mendengar berita omong kosong itu. "Ngarang aja lo, Bang!" "Dih, gak percaya! Beneran lho?" Rafa menekankan nada bicaranya meyakinkan Sang adik. "Y. serah," pasrah Natha menimpali ucapan nyeleneh Rafa. "Jangan gila belajar, Nath ..." tegur Rafa merasa tidak tega melihat Natha belajar dengan giat. Namun, tak pernah diapresiasi. "Kalo gak belajar gue bego. Kalo bego- ... Mama Papa gak perhatian lagi sama gue," sahut si bungsu pula. "Emang kalo Lo pinter Mama Papa perhatian sama Lo?" cetus Rafa dengan spontan. Natha tersenyum miris lantas menutup buku catatan tersebut. "Nggak juga sih, mereka cuma perhatian kalo gue sakit. Apa gue sakit sakitan aja ya, Bang?" Gadis itu kemudian menoleh pada Abangnya dengan senyuman pilu. "Tuh kan! Beneran sinting kan jadinya? Gara-gara kebanyakan belajar nih pasti." Kisah ini milik Nathalie dan Nayanika. Dua sosok dalam satu raga. Satu jiwa dan satu rasa.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan