PEDIH
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 17, 2020
*Dimohon maklum atas chapternya yg kurang rapi,namanya juga masih belajar.mohon untuk memakluminya .... Salah apa aku sampai harus menanggung beban sebanyak ini? Mengapa semua orang hanya memandang fisik seseorang tanpa tau bagaimana isi dalamnya.Pepata bilang , "jangan menilai buku dari sampulnya"tidak ada gunanya.Toh setiap orang lebih suka menilai dari luar. "Za kalau nanti kamu udah bisa lihat dunia ini,siapa yg akan pertama kali yang mau kamu lihat?".ucap Rita yang menatap Reza lekat. "Yang ingin ku lihat pertama kali di dunia ini, KAMU".ucap Reza sambil mengusap tangan Rita. "Apa kamu yakin ingin melihatku?"ucap Rita "Mengapa setiap kali kau mengucapkan kalimat itu?apa ada yang salah?"ucap Reza. "Za aku wanita yang jelek ,gak punya apa apa di dunia ini"ucap Rita dengan nada lesu. "Aku tak peduli seperti apa dirimu ,tapi yg aku tau kamu wanita baik yang tak pernah mau ninggalin seseorang dalam keadaan berat"ucap Reza sambil mencari keadaan Rita. "Za,apa kamu yakin dengan ucapanmu,apakah dirimu memang benar di takdirkan untuk ku atau ini hanya omong kosong saja"batin Rita cerita pertama aku😊maaf masih banyak kurang nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TITIK AKHIR.
  • Resya's Journey Of Life?
  •  HAZELA
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • ALEYA~~
  • AILAH(END)✅
  • ALETA
  • STUCK

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••

More details
WpActionLinkContent Guidelines