Annoying Prince

Annoying Prince

  • WpView
    Reads 157,788
  • WpVote
    Votes 7,196
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 14, 2022
Bisma Alexander awalnya memiliki hubungan baik bersama Alma Charoline, kini hubungan itu retak. Alma membenci Bisma sejak bertahun-tahun yang lalu hingga sampai saat ini. Bukan jadi rahasia lagi jika Bisma menaruh rasa pada Alma. Bagi Bisma, Alma gadis yang unik dan apa adanya. Tak perduli dengan kata-kata pedas yang di lontarkan Alma, justru Bisma semakin gencar mendekati gadis itu. Puluhan bahkan ratusan kali cinta Bisma di tolak, namun tetap tak menggoyahkan perjuangan Bisma dalam merebut hati Alma. Namun siapa sangka dibalik sikap Alma rupanya gadis itu menyimpan segalanya kepedihan. Akan kah Alma akan luluh pada cinta yang diberikan Bisma padanya, atau mungkin Bisma berhenti untuk berjuang meraih cinta Alma?
All Rights Reserved
#76
annoying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY CRAZY MAN
  • I Belong To My Boss
  • ALEXANDER (COMPLETED)
  • I'M ANTAGONIS [END]
  • MR. PERFECT ALEXANDERS (END)
  • Psychopat [SELESAI]
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
  • That's My Girl
  • Possesive Boyfriend [SEGERA TERBIT]

Almora Scruff seorang mahasiswa yang mungil dan cantik. Semua pria tergila-gila dengan keunikan yang di dimilikinya. Mora sama sekali bukan gadis yang mudah jatuh cinta. Pribadi nya tidak sama seperti kebanyakan gadis lainnya. Aryanda Renandi Widjaya seorang pria sukses yang mengalami kecelakaan hingga amnesia. Ia mengalami depresi karena tidak tahu identitasnya dan berakhir di ujung jalan sebuah kampus. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° "Hai." Sapa Mora gugup kepada pria yang sedang duduk di sampingnya. Ia agak sedikit takut,karena pria yang disampingnya ini adalah orang gila yang sering ia lihat di ujung jalan kampusnya. Namun pria itu sama sekali tidak membalas sapaanya. Pria itu sedang asik menatap tepat di manik cokelat Mora. Mora sedikit bullshing dibuatnya. Walaupun pria ini gila,rupa pria ini sangat tampan. Bus berhenti mengalihkan dunia Mora. Dengan cepat ia berlari untuk masuk kedalam bus. "Kak." Panggil pria itu. Langkah Mora terhenti mendengar panggilan itu. Ia memutar badannya hingga berhadapan dengan pria itu. "Aku boleh ikut gak?" Mora mengangguk dan membawa pria itu ke apartemennya. Tanpa di sangka setiap hari kebersamaan mereka membuat salah satu dari mereka merasakan perasaan yang aneh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines