Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
TORRID (Adult 21+)

TORRID (Adult 21+)

  • WpView
    LECTURES 174
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[NOVEL 21+] Bijak dalam membaca! Perempuan cantik bernama Meisa berniat membalaskan dendamnya kepada keluarga konglomerat yang telah membuat hidup keluarganya hancur, terlebih bagi ibu dan kakak laki-lakinya yang harus menerima kejahatan sexual. Meisa bertekad kuat untuk menuntaskan dendamnya itu, bahkan ketika dia sedikit terhalang dengan putra bungku yang merupakan menerus kekayaan keluarganya sekaligus seorang model, tetapi dia tidak akan takluk karena cinta. "Dia tidak tahu bahwa aku juga mencintainya. Dan aku hanya berpura-pura kepada diriku sendiri untuk membencinya" ~ Meisa.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Lotus ⚠️ End
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Lost Time (Completed )
  • BINAL (TAMAT)
  • Payback's Sweet
  • Getaran
  • VENGANZA
  • Pretty Trap
  • My Partner In Sex [Re-Upload]

"Nghhh, t-tuan apa yang anda lakukan" Remasan sensual ia rasakan di bongkahan pantat sexy miliknya. "Rosa, maafkan aku. Sepertinya aku tak bisa lagi menahan keinginan binatangku" Seraknya. Dimas tak mengerti, ia masih sangat yakin betapa dirinya mencintai sang istri. Namun di hadapkan oleh Rosa, perlahan-lahan pikirannya menjadi tidak waras. Satu hal yang ia ketahui, ini semua adalah salah. Namun bagaimanapun ia menyangkal, pada akhirnya Dimas benar-benar tak mampu menahan keinginannya lagi. **** "Benar, seperti inilah yang aku inginkan. Perlahan-lahan aku akan menghancurkan kehidupan kalian semua" lirih Rosa. Bulir-bulir air mata mengalir di mata indah tersebut ketika bayangan masa lalu kembali menghantam pikirannya. Karya original, di larang Plagiat!! Kisah ini hanya fiktif belaka!!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu