Genoid Girl

Genoid Girl

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 4, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Seorang gadis genoid harus dihadapkan dengan masalah yang datang bertubi-tubi. Awalnya acara sekolah berjalan dengan lancar setelah lampu mati dan suara tembakan terdengar membuat kekacauan besar, dari bertahan hidup dibawah kekacauan, menjadi tersangka pembunuhan seorang anak dokter dan jaksa, lambat laun ia menemukan celah bahwa kedua orang tuanya meninggal karena dibunuh. Lalu, apa yang akan ditempuh gadis itu? Bisakah dia membersihkan namanya dan mengetahui pembunuh kedua orang tuanya?
All Rights Reserved
#10
tekhnologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assassin Girl [ Editing ]
  • KEPERGIAN SENJA
  • hacker players✔
  • Kutukan Tumbal
  • Mother Of The Villain [END]
  • When the Starlight Has Come (Revisi)
  • A New Life
  • The Dark Side(END)

Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta. Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya. Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri. Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya. Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah. Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya. Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya. Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi. Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi. Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya. Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis. Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya. Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines