Friends and love

Friends and love

  • WpView
    GELESEN 13
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Dez. 19, 2020
Aku tiba ditaman belakang. Ku lihat jerry sedang duduk di kursi dan membelakangiku. Aku berjalan menghampirinya. " eheemm..ada apa jer ?" tanyaku to the point. Jerry berdiri dan tersenyum padaku. " duduk dulu yuk ." suruhnya. Aku pun duduk. Jerry lagi-lagi tersenyum, entahlah apa yang sedang ia pikirkan saat ini. Ia mengeluarkan sekuntum bunga mawar putih, kesukaanku. " nih buat loe ." ucapnya. " beneran ?" jerry mengangguk. " ada apa sih jer, tumben loe ngajakin gue ketemuan. Pakek acara ngasih bunga segala lagi ?" " syira..loe tahu kan kalau kita sudah bertema n cukup lama." Aku menganguk. Jerry meneruskan ucpannya. " dan akhir-akhir ini gue baru menyadari kalau gue, suka sama loe !" jelasnya. Dorr..bagaikan petir di siang bolong. Perkataan jerry tadi membuatku diam mematung, aku bingung harus mengatakan apa. " jadi..?" sahutku penuh penekanan. " would you be my girlfriend ?" ungkap jerry. Aku menggigit bibir bawahku. Sejenak aku berpikir, menimbang-nimbang pernyataan jerry barusan. haruskah aku menerimanya, tapi aku hanya menganggap jerry sahabatku, itu pun dia sudah tahu. lantas aku harus bagaimana ? happy reading ya
Alle Rechte vorbehalten
#15
cintaterpendam
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Friendzone My Love
  • Is LOVE
  • Jejak Waktu [Complete]
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • My Friend and My Bestfriend
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Alsha
  • Kelas A [End]
  • Yang Dicari

"LOH"pekik mereka serempak Andi yang mendapatkan tatapan tajam dari dua sahabat ini hanya bisa tersenyum seolah olah tidak terjadi apa-apa. "Aahh baju gue kotor loe harus tanggung jawab"ucap Andi dengan kesal dan menunjuk Aurel "Loe ngomong apa tadi,gue yang tanggung jawab,loe lihat diri loe sendiri loe tadi yang ngagetin gue sampai sosis itu melayang ke baju loe sendiri,itu namanya senjata makan tuan"ucap Aurel dengan kesal "Gue nggak mau tau loe harus tanggung jawab titik"ucap Andi dengan kesal "Ogah amat gue" tolak Aurel dengan cepat "Loe harus tanggung jawab titik,kalo tidak"Andi tidak melanjutkan ucapanya.malah ia mendekatkan dirinya ke Aurel.dengan cepat Aurel melangkah kebelakang agar menjahui Andi "Oke oke gue akan tanggung jawab"ucap Aurel yang mengalah dengan kemauan Andi.dengan cepat Aurel mengambil sebuah kain yang sudah ia basahi dengan air. "Sini dekat gue biar bisa bersihin baju loe itu"pinta Aurel Andi pun mendekat dan berhadapan dengan Aurel "gue ngelakuin ini karena gue tuh pengen liat wajah loe lebih dekat menatap mata indahmu yang selama ini kurindukan"batin Andi dengan senyuman yang terukir di wajahnya Lalu Aurel pun membersikan seragam Andi yang kotor,Andi hanya menatap Aurel dari bawah .karena saat ini Andi lebih tinggi dari pada Aurel. Tiba- tiba Aurel mendongakkan wajahnya dan menatap Andi,mereka pun terhayut dalam tatapanya hingga beberapa menit "ada apa dengan perasaanku ini,tatapanya membuatku merasa nyaman" batin Aurel.seseorang mengagetkan mereka berdua tak lain sahabatnya sendiri Ana.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien