Hania
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 8, 2021
"aku tahu ini berat untukmu, maka dari itu aku tak pernah mau mengekang mu Hania. Aku hanya ingin kau tahu, aku tak pernah memaksa diri mu untuk mencintaiku. Tapi, bisakah kau belajar untuk mencintaiku karenanya mulai detik ini?" Bagi banyak orang mungkin pernikahan adalah suatu yang indah. Namun untuk Hania, sepertinya gadis itu harus berpikir dua kali untuk mengatakan hal itu. Menikah dengan pria yang lebih tua empat tahun darinya adalah mimpi buruk untuk Hania Vote, comment, and share janagn lupa ya :')
All Rights Reserved
#373
nikahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MATRIMONIUM
  • Masa laluku Masa depanku
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Money or love
  • De Beste Imam
  • Nikah Dulu, Jatuh Cinta Kemudian
  • Journey Of SaSea
  • Suami Adikku, Ayah Anakku
  • Prema Sutram [Completed✔️]

Arum Hanandya adalah seorang gadis berusia 30 tahun yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya. Arum memiliki lima orang sahabat dan telah menjalin persahabatan dengan mereka selama 14 tahun. Mereka adalah Sita, Mariska, Masayu, Wanda dan Rena. Selama 14 tahun persahabatan mereka, Arum banyak terlibat dengan kisah cinta hingga pernikahan kelima sahabatnya. Hal ini sangat mempengaruhi cara pandang Arum dalam melihat sebuah pernikahan. Bagi Arum, dulu pernikahan adalah akhir dari sebuah kisah cinta yang indah, atau dapat digambarkan dengan "The End" atau "Happily ever after" seperti pada film-film romansa. Tetapi setelah melihat kisah kelima sahabatnya yang sudah lebih dulu menikah, membuat Arum yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya menjadi memiliki rasa ragu dan ketakutan akan sebuah pernikahan. Karena ternyata pada kenyataannya, pernikahan kelima sahabatnya bukanlah sebuah akhir bahagia selamanya seperti yang ada di film, tapi lebih rumit dan cukup menyesakkan dada. Akankah Arum dapat berdamai dengan ketakutannya akan pernikahan dan berakhir dipelaminan dengan kekasihnya Rano? - "Menikah is a big deal Sita. Jangan hidup dalam ilusi. Kalian jangan membangun ilusi itu bersama untuk hancur bersama" (Arum kepada Sita) -"Cinta lo ke Bayu terlalu besar, lo berikan segalanya buat dia. Sampai lo lupa, cinta itu punya porsi, Mar" (Rano kepada Mariska) -"Yu, kalo menurut gue ya, nikah terus punya anak itu bukan perlombaan. Siapa yang duluan dia yang menang, bukan kayak gitu konsepnya" (Sita kepada Masayu) - "Jangan terus-terusan jadiin gue sebagai standar kebahagiaan lo, karena sekali lagi gue mau ingetin ke lo, Rena lo bukan gue..." (Wanda kepada Rena)

More details
WpActionLinkContent Guidelines