Rey, Mey and Key

Rey, Mey and Key

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 21, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Meydina Anggari Leonardi. Satu nama yang selalu membuat Pak Han dan Bu Pina-guru BK kewalahan dengan kelakuannya. Pasalnya, nama dialah yang selalu memperpanjang buku keterlambatan siswa. Bukan hanya itu, Mey juga sering membuat masalah dengan kakak kelasnya. Dan, tahun ini Mey dinobatkan sebagai ketua OSIS. Aneh bukan? Keynan Adwijaya siswa populer di sekolah ini karena wajah dan prestasinya yang segudang. Bisa dibilang, dialah penyumbang terbanyak piala di sekolah ini. Namun mengapa justru Meydina lah yang menjadi ketua OSIS tahun ini? Kenapa bukan Keynan? Reyhan Anggara Leonardi. Adik kembar Mey. Keras kepalanya sama dengan papanya. "Lo bakal tetep jadi saingan gue. Di dalam apapun itu," ketus Keynan. Meydina berdecak kesal, "Bodoamat!" "GAJE!" decih Rey kesal. *** #The_Gifted_Class_Work
All Rights Reserved
#553
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • AKSARA (TAMAT)
  • CINTA SEPIHAK [TERBIT]
  • Eramnesia
  • CHEMISTRY DI ANTARA GITA
  • Leader vs Leader
  • The Queen of My school

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines